Something Special In Me

Something Special In Me

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 25, 2016
"ya ampun yaraaaaa...." teriakan paling menyebalkan di minggu pagi yg tenang ini. "jgn kenceng-kenceng dong. Gue ga budek tahu" sungutku "kamu tu ya emang ga budek tp kelewatan"sungut seorang lelaki berperawakan tinggi itu "15 menit lg aku balik ke ruangan ini dan msh berantakan, kamu segera angkat kaki dari sini"Katanya seraya memasuki kamarnya. Idih sewotnya, tp ga mungkin tega kali ngusir makhluk semaniez gue. Hai... Hai... Perkenalkan nama gue yara, pasti sdh tahu kan udah disebutin paling awal tadi Hehe.... Yg ganteng tp sewotnya minta ampun tadi tuh namanya Rama... Masuk dlm kategori 7 Lelaki yg sgt gila kebersihan di dunia...#versi gue nih# hehe... Sebenarnya Rama itu sgt baik n sayang bgt sama gue, tp emang gue yg salah sih pake nguji kesabarannya yg bener-bener ga bs sabar ngelihat kondisi apartmentnya yg gue acak-acak dgn bungkus snack n tissue yg bertebaran di ruang tamunya. Penasaran siapa rama n bgmn nasib yara selanjutnya??? Yg pertama kali nulis nih... Lanjutkah????
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Without Love?
  • Slice Of Life - YiZhan
  • My Fuck Buddies [✓]
  • crazy
  • MASTER ON THE BED
  • Cinta untukmu wanita liarku(Tamat & Lengkap)
  • pasien tantrum ku~
  • Story Nisya
  • Kissing Addict [✓]

"Apa maksud semua ini?" tanya Yibo dengan suara yang terdengar parau seolah menahan emosi. "Aku menyiapkan semua ini agar kita bisa menghabiskan waktu bersama," jawab Zhan sambil tersenyum hangat pada Yibo. Mendengar hal tersebut, wajah Yibo memerah karena menahan amarah dan rahangnya mengeras membuat Zhan menatapnya heran. "Tidak tahu malu." "A-apa? Maksudmu...." Yibo berdiri sambil menatap nyalang pada Zhan membuat pemuda itu menatapnya kebingungan. "Jangan berharap apapun dariku, Zhan." Zhan mengernyitkan dahinya heran setelah mendengar ucapan pria itu. "Jangan salah mengartikan perlakuanku padamu," ujar Yibo masih tetap menatap kedua mata Zhan yang mulai berlinang air mata. "Ini hanya perjodohan yang tidak berlandaskan cinta," imbuh Yibo begitu santainya melontarkan ucapan tersebut seolah Zhan tidak memiliki perasaan. Air mata sudah mengalir di pipinya setelah mendengar ucapan Yibo yang menyayat hatinya. "Ini hanya perjodohan, tidak boleh ada perasaan cinta di antaranya," lagi-lagi Yibo mengucapkan kalimat yang kian membuat Zhan semakin terluka. ••••• Bagaimana kehidupan Xiao Zhan setelah perjodohan itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines