Story cover for Right Behind Me by oreoetlait
Right Behind Me
  • WpView
    Reads 928
  • WpVote
    Votes 208
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 928
  • WpVote
    Votes 208
  • WpPart
    Parts 12
Ongoing, First published Jun 19, 2016
Aubrienne Kirana tidak pernah menyangka, ditengah kehidupannya yang nyaris sempurna ia harus kehilangan dua sosok yang ia sayangi sekaligus.
Hidupnya mulai tak berarah setelah ia kehilangan figur kakak lelakinya yang begitu berpengaruh dalam hidupnya.

Elano Kahfi Nuraga datang. Lelaki itu memiliki senyum yang sama persis dengan kakak lelakinya. beberapa momen bersamanya kerap kali membawa Aubri kembali ke masa masa indahnya bersama Kelvin, kakaknya.

Namun siapa yang mengira, kenyataan hidup keduanya memaksa mereka menjauh dengan sendirinya.

Kenyataan seperti apa yang memisahkan mereka?
Apakah mereka akan berakhir bersama dan bahagia?
All Rights Reserved
Sign up to add Right Behind Me to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
EPIPHANY cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
The Art of Letting Go cover
Semesta Ingin Aku Bagaimana (?) cover
Gavin untuk Givea (Hiatus) cover
Elegi Rasa : Pergi cover
PERLINA cover
BALRESTA ✔ cover

EPIPHANY

63 parts Complete

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah