Inside My Heart (on going)

Inside My Heart (on going)

  • WpView
    Leituras 630
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, set 19, 2016
Aku ingin menikmati saat-saat aku bersamanya. Aku ingin selalu melihat senyuman di wajahnya. Aku ingin membuatnya tertawa bahagia meski bukan dengan tanganku sendiri. Aku sadar banyak hal yang ingin ku lakukan bersamanya. Aku merasa sangat takut semuanya hanyalah sebuah mimpi. Mungkin pada akhirnya dia akan pergi meninggalkanku dan tidak akan kembali. Bila dia bahagia tanpaku, aku akan melepaskannya. Aku tidak akan memaksakan dia agar selalu berada di sampingku. Apapun yang membuatnya bahagia, maka itu juga akan membuatku bahagia. Aku akan menghadapi rasa takutku. Aku yakin suatu hari dia akan melihatku. Dia akan menganggapku ada. Dia akan sadar bahwa aku selalu ada disampingnya. Dia akan menyadari betapa aku mencintainya lebih dari orang lain. Aku akan berusaha membuatnya berpaling padaku. Tak peduli berapa lama yang dia butuhkan, aku akan tetap menunggunya.
Todos os Direitos Reservados
#556
hana
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Backstreet
  • Till I Meet You
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • Ambiguous
  • seribu tanya tak terjawab
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • THE ROOM
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • When Love is Breaking

[ Noyaa Min ] Kemarin, kemarin, dan kemarin lagi, aku mencintai seseorang. Tetapi, hatiku salah memilih, dia memiliki pasangan yang mungkin tak dapat aku pisahkan, aku hanya akan menyakiti seseorang. Rasa ini terus aku pendam, tak akan pernah ada maksud untuk diungkapkan, rasanya salah sekali. Sungguh menyakitkan diam seperti ini, menyaksikan seseorang yang aku cintai bercanda gurau bersama dengan kekasihnya, temanku sendiri. Dia selalu menusuk hatiku dengan bunga setiap harinya, bukan soal cinta, tapi apa yang selalu ia katakan membuat aku jatuh cinta. Aku tak pantas bersamanya, apalagi memilikinya, pikiranku bilang pada hatiku 'bahwa dia terlalu sempurna' ini membuat aku berubah, sakit sekali. Sesekali aku menatapnya, gaya bicara yang selalu membuatku semangat, sempurna menurutku, ah-begitulah. Kembali, hatiku merasa bersalah saat aku melihat ia bersama kekasihnya yang datang tiba-tiba dan memeluknya dari belakang. Ah-aku selalu mengharapkan hal yang mustahil, semoga saja dia bisa menjadi milikku, tanpa aku harus menyakiti orang lain. Saat ini, aku masih saja menunggu, menunggu kapan ia bisa aku miliki, seutuhnya. _____________________✷______________________ [ Feeling ]

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo