WAITING

WAITING

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Mga Boto 2
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Jul 22, 2016
WpInfo
NON-FICTION
Tidak peduli apakah kamu berdiri di sebuah lorong kelas, atau duduk di bangku taman ditemani sebuah buku, atau di sebuah rumah dengan senyuman manis mereka, atau pada saat kamu berbaring di rumah sakit Menunggu Bagi sebagian orang terasa menyakitkan, membosankan, Tapi banyak orang menganggapnya menyenangkan Kumpulan cerita-cerita pendek yang berpusat pada satu hal yaitu "MENUNGGU"
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Resital Sunyi (End)
  • • KECEWA ~
  • Speechless [DewTee]
  • best boyfriend •(End)
  • OMAHBWN: special chapter,a bitter and sweet memories in one memory
  • I Wanna Die Soon (Beginning)✔️
  • HAPPY ✅
  • HARSA || BL (END)
  • Seolah 2 pandang Part 1 (End)

Ada cinta yang dikejar bukan karena jiwanya menyentuh, tapi karena citranya menjanjikan kesempurnaan. Ada yang dipilih bukan karena diinginkan, tapi karena hadirnya memudahkan. Sebagian hati hadir bukan untuk dimiliki, melainkan menjadi tempat singgah dalam badai yang tak kunjung reda, lalu dilupakan saat matahari kembali menyapa. Dan ada pula hati yang tak bersuara, menunggu dalam senyap, memanggul rindu tanpa jaminan akan menjadi tempat pulang. Hati yang tak pernah ditanya, tapi selalu ada; menjadi rumah bagi seseorang yang tak pernah ingin tinggal. Lucunya, cinta tak pernah paham logika. Ia tak memilih yang pantas, tak menetap pada yang layak. Ia berdiam di tempat yang paling retak, tumbuh di antara luka-luka yang belum sempat sembuh, menjadikan harapan sebagai candu untuk bertahan. Ini bukan sekadar cerita tentang cinta yang tak terbalas. Ini tentang jiwa yang rela menjadi persinggahan dalam hidup orang lain, meski ia diciptakan untuk menjadi rumah. Tentang keberanian mencintai tanpa pamrih, tentang ketulusan yang tak meminta kembali. Karena mungkin, dalam dimensi cinta yang paling sunyi, hadir, meski tak dianggap, lebih bermakna daripada pergi tanpa sempat menyentuh. - "Lo tuh bukan yang gue mau, Bun. Lo cuma yang kebetulan ada pas gue hancur." -Lautvianar "Gue tau gue cuma pelampiasan. Tapi lo tau yang lebih nyakitin? Bahkan buat nyakitin, lo masih butuh gue." -Embunara

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman