Story cover for Putih abu - abu by slvia28
Putih abu - abu
  • WpView
    LETTURE 37,310
  • WpVote
    Voti 939
  • WpPart
    Parti 24
  • WpView
    LETTURE 37,310
  • WpVote
    Voti 939
  • WpPart
    Parti 24
In corso, pubblicata il giu 20, 2016
Sedang proses revisi di beberapa part awal, jadi di unpublish dulu :D 
Dan bagi yang uda pernah baca cerita aku tolong baca ulang dibeberapa part yang aku republished yah karena ceritanya beda hehe thankyou 😊

Banyak orang bilang kalau masa-masa SMA itu harus dinikmatin. Karena itu adalah masa yang paling menyenangkan. Tapi apa itu semua berlaku bagi seorang vanilla ? 

Vanilla yang akhirnya membuka kembali hatinya untuk sahabatnya sendiri namun ia harus menerima kenyataan pahit bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan.
  
 "Sahabat itu bukan mereka yang datang paling awal dan paling lama. Tapi sahabat itu yang datang dan tidak pernah pergi."
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Putih abu - abu alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#903labil
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
Evanescent || Jimin✔️ [COMPLETED] cover
Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir cover
Back For Me (Completed) cover
Ice Prince Vs. Ice Princess cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
RAJAWALI cover
Untuk Oreo dan Kamu [OG] cover
Persona cover
I'm Not A Villainess cover
Take Me Back! cover

Evanescent || Jimin✔️ [COMPLETED]

30 parti Completa

Katanya, SMA adalah masa terindah jadi jangan sia-siakan masa SMA. Katanya, kalau SMA tidak dilalui dengan baik maka kita akan menyesal di kemudian hari. Semua hanya berdasarkan 'katanya' bagi Yoonji. Menurutnya tidak ada yang spesial di masa SMA, setiap hari sama saja seperti hari sekolah pada umumnya. Tapi setelah memasuki tahun akhir di SMA, Yoonji justru mengerti kenapa SMA adalah masa-masa terindah sekaligus masa-masa terpahit. Saat dirinya merasa menemukan kebahagiannya, masa lalu yang berusaha dia lupakan juga kembali menghantui dirinya. Lalu, bagaimana selanjutnya? . . . was : first love