Cerita Kelabu

Cerita Kelabu

  • WpView
    MGA BUMASA 61
  • WpVote
    Mga Boto 4
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Jun 21, 2016
Setiap harinya, aku selalu mengagumi matamu. Matamu selalu indah memancarkan cahaya cinta sehingga lagi dan lagi aku terpukau oleh matamu. Sinar matamu begitu membuat aku tergila-gila hingga aku lupa akan duniaku. Sempat aku berfikir apa ini yang dinamakan cinta? Jika cinta mampu membuat orang tergila-gila seperti ini maka mungkin aku sudah jauh lebih gila lagi , sebab aku sungguh jatuh cinta kepadamu. Bibirmu begitu merona hingga setiap kata yang kau ucapkan terdengar begitu indah ditelingaku. Hingga kata-kata biasamu terdengar bijak oleh telinga ini. Bersediakah kau untuk menjadi penggenggam tanganku ? Sebab hatiku telah memilihmu dan sungguh telah jatuh larut dalam duniamu. Aku fikir ini sebuah cerita kelabu yang hanya aku yang tau bagaimana nantinya kisah ini akan berlanjut. Kau, tunggu aku..
All Rights Reserved
#178
daily
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • You're Here, But Not For Me
  • From The Eyes
  • Titipan Jantung Untuk Gladis
  • Yang Tertinggal
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Aku Jatuh dan Cinta
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • [END] Blind Rainbow
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman