Story cover for He is a Psycho by nataadiva
He is a Psycho
  • WpView
    Reads 1,986
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 1,986
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Jun 21, 2016
Mature
Kegilaannya muncul ketika obsesinya untuk menjadi seorang dokter bedah kandas di tengah jalan. Dia dikeluarkan dari universitas favorit karena dianggap tidak memenuhi kriteria yang telah ditetapkan disana.

Namun hal itu tidak membuatnya berhenti mencoba. Dia masih berkeliaran di universitas, bersikap seolah-olah dia tidak pernah tersandung masalah sama sekali. Bersama pacarnya, dia sering melakukan eksperimen.

Rasanya begitu menyenangkan bermain-main dengan gadis itu, sepertinya dia mendapatkan kepuasan tersendiri saat melihatnya merintih kesakitan. Entah mengapa dia sangat menyayangi gadis itu hingga tak seorang pun boleh menyentuhnya.

Dan, perhatiannya mulai terpecah ketika satu gadis lain masuk dalam kehidupannya dan merampas sisa akal sehat yang dimilikinya. Kali ini, rasa sayangnya lebih besar dan lebih kuat daripada sebelumnya. Dia tidak dapat melawannya, juga tidak dapat menahannya.

Akhirnya, melenyapkan gadis baru itu adalah pilihan terbaik yang diputuskan olehnya. Dia bukan tipe yang suka bersaing, dan dia bukan tipe yang tidak setia. Bukan keduanya, tapi dia adalah seorang...

Psikopat.
All Rights Reserved
Sign up to add He is a Psycho to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
The Depth Behind The Look (On Going) by librarywinds
9 parts Ongoing Mature
Di balik senyum tipis dan tatapan datarnya, tersembunyi badai emosi yang bergejolak dalam diri Galena Marietta. Gadis ini telah terlatih untuk memendam semua perasaannya, entah itu rasa sedih, kecewa, marah, ataupun bahagia. Sejak kecil, Galena diajarkan untuk tidak merepotkan orang lain dengan emosinya, untuk selalu terlihat kuat dan tegar. Akibatnya, Galena menjadi seorang penampung emosi. Dia menelan semua rasa sakit dan kekecewaan sendirian, tanpa membaginya dengan orang lain. Beban ini semakin lama semakin berat, bagaikan bom waktu yang siap meledak kapan saja. Dan ledakan itu pun datang, bukan pada dirinya sendiri, melainkan pada orang-orang di sekitarnya. Galena melampiaskan semua emosinya yang terpendam dengan cara yang tidak sehat. Dia menjadi mudah marah, tersinggung, dan bahkan kasar kepada orang-orang terdekatnya. Kata-kata pedas dan perlakuan dinginnya bagaikan cambuk yang menghujam hati. Galena tidak sadar bahwa perilakunya ini menyakiti orang lain. Tetapi di balik itu semua, Galena hanya ingin melepaskan semua beban yang telah lama menimpanya. Namun, caranya yang salah justru semakin memperparah keadaannya. Menjadi anak perempuan yang memendam semua emosi, tentunya bukan hal yang mudah. Butuh keberanian dan kekuatan untuk keluar dari lingkaran setan ini dan mencari bantuan. Dengan dukungan dan kasih sayang dari orang-orang terdekatnya, Galena bisa belajar untuk menyembuhkan diri dan membangun hubungan yang lebih sehat dengan orang lain. Kira-kira, adakah orang yang berhasil membuat Galena merasakan dukungan dan kasih sayang tersebut?
VALMORA by TheStoryNunu
57 parts Ongoing
Calanthe Aurora Dua, seorang gadis berusia 17 tahun dengan wajah manis dan paras cantik, hidup bahagia bersama ibunya di sebuah kota kecil yang indah. Ia adalah siswi berprestasi di sekolah barunya, selalu mendapatkan nilai tinggi dan aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu, Aurora dikenal sebagai sosok yang baik hati, selalu membantu teman-temannya dan orang-orang di sekitarnya. Namun, kehidupannya berubah drastis setelah kepergian sang ibu. Aurora harus menghadapi kesulitan keuangan, konflik dengan keluarga yang tidak menginginkannya, serta tekanan emosional yang membuatnya merasa sedih, takut, dan kesepian. Di tengah kesulitannya, ia bertemu dengan Maximilian Beckett Lancaster, seorang pria yang keras kepala dan memiliki reputasi sebagai playboy di sekolah. Pada awalnya, Maxx menganggap Aurora sebagai gadis baik-baik yang membosankan, hanya peduli dengan sekolah dan tidak memiliki daya tarik. Namun, seiring berjalannya waktu dan beberapa pertemuan yang tidak terduga, Maxx mulai menyadari bahwa Aurora berbeda dari yang ia bayangkan. Aurora bukan hanya gadis yang baik, tetapi juga kuat, pantang menyerah, dan selalu berusaha meskipun hidupnya penuh tantangan. Awalnya, Maxx hanya sekadar penasaran. Namun, tanpa disadari, perasaannya terhadap Aurora mulai tumbuh. Di sisi lain, Aurora yang sudah terlalu sering disakiti merasa sulit untuk kembali mempercayai seseorang, terlebih lagi seseorang seperti Maxx yang memiliki reputasi buruk dalam hubungan. Akankah Aurora mampu membuka hatinya untuk Maxx? Dan bisakah Maxx membuktikan bahwa dirinya benar-benar tulus, serta membantu Aurora menemukan kebahagiaan yang telah lama hilang?
You may also like
Slide 1 of 10
The Depth Behind The Look (On Going) cover
Everything cover
Pick Me, My Kalela! cover
Destiny of Love "Blue Eyes" [END] cover
psychologycal cover
VALMORA cover
Ketukan Takdir cover
Dear tomorrow cover
Blue Trapped In BL Novel cover
Takdir Kalea [Revisi] cover

The Depth Behind The Look (On Going)

9 parts Ongoing Mature

Di balik senyum tipis dan tatapan datarnya, tersembunyi badai emosi yang bergejolak dalam diri Galena Marietta. Gadis ini telah terlatih untuk memendam semua perasaannya, entah itu rasa sedih, kecewa, marah, ataupun bahagia. Sejak kecil, Galena diajarkan untuk tidak merepotkan orang lain dengan emosinya, untuk selalu terlihat kuat dan tegar. Akibatnya, Galena menjadi seorang penampung emosi. Dia menelan semua rasa sakit dan kekecewaan sendirian, tanpa membaginya dengan orang lain. Beban ini semakin lama semakin berat, bagaikan bom waktu yang siap meledak kapan saja. Dan ledakan itu pun datang, bukan pada dirinya sendiri, melainkan pada orang-orang di sekitarnya. Galena melampiaskan semua emosinya yang terpendam dengan cara yang tidak sehat. Dia menjadi mudah marah, tersinggung, dan bahkan kasar kepada orang-orang terdekatnya. Kata-kata pedas dan perlakuan dinginnya bagaikan cambuk yang menghujam hati. Galena tidak sadar bahwa perilakunya ini menyakiti orang lain. Tetapi di balik itu semua, Galena hanya ingin melepaskan semua beban yang telah lama menimpanya. Namun, caranya yang salah justru semakin memperparah keadaannya. Menjadi anak perempuan yang memendam semua emosi, tentunya bukan hal yang mudah. Butuh keberanian dan kekuatan untuk keluar dari lingkaran setan ini dan mencari bantuan. Dengan dukungan dan kasih sayang dari orang-orang terdekatnya, Galena bisa belajar untuk menyembuhkan diri dan membangun hubungan yang lebih sehat dengan orang lain. Kira-kira, adakah orang yang berhasil membuat Galena merasakan dukungan dan kasih sayang tersebut?