Story cover for Three Idiots by Bellakarmelia
Three Idiots
  • WpView
    LECTURAS 1,283
  • WpVote
    Votos 171
  • WpPart
    Partes 17
  • WpView
    LECTURAS 1,283
  • WpVote
    Votos 171
  • WpPart
    Partes 17
Continúa, Has publicado jun 21, 2016
Tiga cewek, namanya Geng Genta. Nama Gengnya juga aneh, karena satu alasan mereka menamai geng mereka dengan nama tersebut. Dan alasan itu juga yang membuat orang berfikir dua kali untuk berteman dengan mereka bertiga. 
Awalnya, tiga cewek yang bernama kan. Nabella Liadenna, Lieca Arskynata dan Rista Ferania ini menyampingkan masalah nama geng mereka. 
Namun pada akhirnya kedua dari mereka mengeluh, meminta Nabella mengganti nama mereka. Karena sudah cukup banyak hujatan yang mereka terima. Namun, respon Nabella hanya satu gelengan dan berucap. "Gak akan. Genta ga akan tenang kalau namanya ga diharumkan. Gue masih berkabung untuk pergi nya Genta." 
"Please deh Bell!! Kucing lo yang namanya Genta itu udah tenang!! Dan ga ada hubungannya sama Geng trendi kita ini!!! Ya ampun!!!" bentak mereka berdua, serentak dan penuh emosi.
Namun, tetap saja. Nabella enggan. Karena nama Geng mereka telah diikrarkan dan di resmikan dimakam kucingnya. Si Genta, sihitam dari pasar bangau.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Three Idiots a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#871adventure
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Girls Power de rimettt
54 partes Concluida
Berkisah tentang kekonyolan sekelompok manusia tanpa memandang gender. Berawal dari dua gadis bertemu dengan dua gadis lainnya dan langsung akrab satu sama lain. Dua di antaranya di kejar oleh dua laki-laki yang memiliki geng dan beranggotakan enam orang. Empat gadis dan enam laki-laki itu akhirnya saling akrab karenanya. Salah satu gadis lainnya juga di kejar oleh seorang laki-laki lain, tapi akhirnya pun ia bergabung dengan yang lainnya. Saling akrab satu sama lain walau ada memiliki perbedaan usia. Tersisa satu gadis yang hidupnya penuh dengan kekonyolan. Ia tak pernah bersentuhan dengan yang namanya "menjaga citra/menjaga image". Tentu sama sekali ia tak pernah melakukannya. Pekerjaannya hanya mencari masalah, bergaul dengan banyak orang, dan menjahili teman dekatnya. *** " Bantu gue naik." Fabian mengulurkan tangannya pada Indra yang sudah berhasil naik ke atas. Fabian berhasil naik ke atas. Ia berdiri tepat dipinggir sawah bersama Indra. Keduanya bertolak pinggang sambil melihat sawah. Tanpa di duga kedua tubuh mereka di dorong masuk lagi ke dalam sawah oleh seseorang. BRUUGH Indra dan Fabian terjatuh dengan posisi kepala mereka masuk sepenuhnya ke dalam lumpur. Mereka didorong Hana sampai seluruh tubuh mereka berlapis lumpur. " HANA! SINI LO!". Teriak kedua orang itu dan berusaha naik kembali ke atas. Karena tau akan terjadi sesuatu padanya, ia langsung berlari cepat menjauhi kedua orang itu. " AAAAAAAA! MAMA TOLONG GUE!". Hana berteriak sambil berlari, tak ada peduli sama sekali untuk orang-orang yang keanehan melihatnya. BRUUGH Seseorang jatuh sama kerasnya seperti Fabian dan Indra. Kepala Hana memutar kebelakang, sedangkan kakinya terus berlari secepat kilat. " HAHAHAHA! PEMBALASAN LO NGATAIN GUE GEMBEL! HAHAHAHA!". Hana tertawa keras hingga lupa ia sedang berlari kencang menghindari kejaran musuh. Karena terlalu senang dengan Fahri yang jatuh, ia sendiri tak sadar akan batu yang menunggunya di depan. Dan ... *** Semoga menarik kawan
Collision Course  de Jaesalee06
17 partes Continúa
Ini kisah tentang cinta segitiga yang tadinya simpel, tapi tiba-tiba upgrade jadi love polygon. Ada rivalitas level sinetron pagi, dendam yang nempel kayak stiker di helm yang udah kelamaan dijemur, dan anak-anak muda yang masih bingung mau galau atau move on. Ada yang denial setengah mati, ada yang pacaran tapi putus-nyambung kayak kabel casan rusak. Dan di tengah semua drama ini, ada satu 'princess' yang entah sadar atau enggak, dikelilingi para 'pangeran'. Ini beneran kisah cinta atau malah harem modern?! --- Member Blitz mundur beberapa langkah. Bukan karena mereka takut, tapi karena mereka benar-benar ingin masalah ini segera selesai. Tidak apa-apa jika Bianca dan Raja harus beradu argumen sampai mulut mereka berbusa, asalkan ada penyelesaian. Keanu sudah bosan mendengar Raja yang setiap malam memainkan lagu yang sama di piano berulang kali di basecamp. Seolah-olah dentingan nada itu bisa meredakan kekacauan di hatinya. Bramasta? Ia sudah lelah melihat Raja yang terus berolahraga tanpa mengenal kata istirahat, seakan keringat bisa menghapus sesaknya. Bastian dan Mahen memang jarang berada di basecamp sekarang, tapi mereka juga mulai muak dengan panggilan telepon dari Raja yang selalu menanyakan hal yang sama-Bianca masih marah nggak? Gue harus gimana? Sementara Aji dan Langit? Mereka sudah lelah lahir dan batin. Lelah menjadi partner balapan Raja setiap kali hati pemuda itu kacau, menemaninya melampiaskan amarah di lintasan jalanan kota. Lelah juga menghibur Bianca yang, meski bersikap kuat di depan orang lain, tetap saja manusia yang bisa rapuh. Intinya? Tidak ada kenyamanan di Blitz setelah dua sejoli itu putus.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Rumah Cemara cover
Cinta & Trauma cover
Thats my Love cover
Truth in Love cover
Girls Power cover
Everything is alright? No! [PondPhuwin] ✔️ cover
Antara Dendam dan Cinta cover
The Only Exception [END] cover
PROTOTYPE 03: The Man Who Bore the Future cover
Collision Course  cover

Rumah Cemara

65 partes Concluida

Omegaverse! Kerusuhan tiada akhir dari tiga bersaudara Dunk-Phuwin-Gemini yang hampir bikin papi Krist naik pitam, tapi selalu ada Daddy Singto yang jadi pereda emosi papi. Gimana gak emosi? Phuwin sama Gemini akurnya cuma pas Alphanya kak Dunk dateng ke rumah, sisanya ribut 24/7. Agak kasian sih sama kak Dunk, soalnya dua adeknya ini overprotektif banget ngelebihin Daddy Papi kalo urusan Alpha Joong yang main ke rumah ngapelin Dunk. Padahal yang begitu harusnya Gemini, kan? Sampe sekarang Joong masih tetep jadi musuh bebuyutan Gemini ft Phuwin, papi sih cuma ketawa aja kerjaannya. Kalo bang Phuwin, mahasiswa Sastra German semester 'tua' ini ceritanya lagi di'pepet' sama Dosbing-nya, itu kenapa Phuwin akhirnya hampir jadi mahasiswa abadi. Doski males banget bimbingan, soalnya sama pak Pond bukannya bimbingan malah agenda "Kapan saya bisa nemuin Daddy kamu?" Satu-satunya alpha dalam per-huru-hara tiga bersaudara ini a.k.a Gemini si bontot, adik ini masih sekolah guys! Anak kelas dua belas yang si paling masih sibuk persiapan ujian. Plus si paling bro-zone, sama anaknya om Tawan, tetangga sebelah (banget) rumah Daddy Singto. Yang penasaran lanjutan ceritanya merapat yuk! Karakter author ambil dari aktor dan artis Thailand, beberapa adalah karangan author sendiri, kesamaan alur dan latar yang ada di dalam cerita bisa di bicarakan baik baik, just knock my dm, okay?