Crazy Badboy.

Crazy Badboy.

  • WpView
    Reads 55,698
  • WpVote
    Votes 2,879
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 28, 2017
Squel: stupid wedding. Masih dengan mereka,cerita hidup mereka dengan ketiga anak kembar nya. "hallo.. dengan kaepsi?" Tanya kaka. "Ya ada yang ingin dipesan?" Jawab mas mas kaepsi disebrang sana. "Oh iya ini." Kaka berfikir sejenak." Saya berbicara dengan siapa saat ini?" Mereka yang ada diruangan tergelak melihat tingkah konyol kaka. "Dengan saya sendi--" "Yhaaa mas nya sendiri ya?kalau saya disini sama daddy,mimom,oma ,opa dan kedua kembaran saya mas! Sokin sini." Ajak kaka menggebu-gebu. Ps: cerita ini masih dengan alur yang konyol. : maklumi aja ya kalau ada kata yang kurang dimengerti. ¤¤¤ Ps lagi: bisa langsung baca cerita ini kok tanpa harus baca STUPID WEDDING nya. Cover by: @alverayyy
All Rights Reserved
#134
triplet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Me.... Your Mom? (SUDAH TERBIT)
  • BEAUTIFUL BABYSITTER [END]
  • DIARY SAKURYO [✔]
  • Call Me Papa, Della!
  • GEEK PLAY LOVE
  • Daddy's [END]
  • The Twin Adventure
  • Sugar momy (Tahap Revisi)
  • Setengah Waras, Sepenuh Sayang | TXT

!!!WARNING!!! BACALAH NOVEL INI SENDIRIAN JIKA TIDAK INGIN DI ANGGAP SEBAGAI ORANG GILA! Karena kesalahpahaman, Ana dipaksa menikah dengan seorang pria yang terpaut jauh dengan usianya. Dan siapa sangka, pria yang di nikahinya itu adalah seorang duda anak satu dan parahnya lagi dia adalah sahabat ibunya yang dulu sangat mencintai ibu Ana. Keduanya hidup bagai seekor kucing&tikus, setiap saat ada saja masalah yang diributkan. "Tolong-tolong, ada om-om cabul. Aku mau di nodai, tolong-tolong! Hmppp..." "Saya tadi ingin membopong kamu, karena kamu tidurnya ngebo! Dibangunin berulang kali tidak mempan. Seharusnya kamu seneng, ada yang perhatian sama kamu bukan malah menuduh saya pria cabul!" Sentak Aldi dengan nada membisik di telinga Ana. "Dengar yaa, om-om cabul aku sungguh tidak berharap digendong oleh dirimu. Lain kali gak usah nyari kesempatan dalam kesempitan!" Bentak Ana. "Hei, kamu itu dikasih hati malah ngelunjak minta cinta. Saya tidak minat berbuat lebih pada tubuh kecil, tepos, bodi bambu, depan belakang rata, muka pas-pasan pula. Jadi kaya apa nanti anakku kalo saya nikah dan suka sama kamu." "Heiii, huh huh.." dengan napas tersengal-sengal dan jari menunjuk wajah Aldi. "Siapa juga yang minta cinta dan kawin sama om cabul kaya kamu?! Dasar om-om tua, keriput, pelit, medit, cabul---"

More details
WpActionLinkContent Guidelines