Story cover for Zweite Chance by Phiraprameasty
Zweite Chance
  • WpView
    Reads 352
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 352
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jun 22, 2016
Mencintai dalam diam, Menyayangi dengan doa. 

Merelakan sesuatu hilang dan membiarkan sesuatu yang baru datang. 

Merindukan sosok dibalik Batu nisan dan mengenang seseorang dengan seribu kenangan.

Mencoba mencintai seseorang yang baru tanpa melupakan seseorang di masa lalu.

Tidak lebih dari kapas yang ditiup angin dan terbang tak tentu arah -Adriano Pradikta Jacobs.

Menuntun arah kemana kapas itu harus terbang dan merubah kapas itu menjadi Indah -Frasya Aneira Atmadjaya.
All Rights Reserved
Sign up to add Zweite Chance to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Langit dan Kenangannya cover
My STEPBROTHER X Na Jaemin cover
hipotalamus; Jinjoo✔ cover
Affair [✔] cover
Arkane cover
ARIANA cover
AFL[1] -UNVOICED [completed] cover
Shadow That Fades cover
Kupeluk Namamu dalam Diam: Sebuah Penantian Tanpa Suara cover

Langit dan Kenangannya

28 parts Complete

Mengagumi seseorang secara diam diam adalah hal yang sangat menyakitkan dan membahagiakan di satu waktu yang sama. Sakit karena harus mampu menerima risiko bahwasanya seseorang yang kita kagumi sewaktu waktu akan menikahi perempuan lain, lalu menyenangkan sebab ada magnet untuk menarik kita terus memperbaiki diri dan memantaskan diri agar sekiranya kira pantas bersanding dengannya suatu hari nanti. Tetapi, bagaimana jadinya apabila rasa kagum itu berubah menjadi cinta seiring berjalannya waktu tetapi dalam waktu bersamaan kita mengetahui fakta jika ia yang kita cintai juga sedang mencintai dan memperjuangkan seseorang dalam do'a, namun seseorang tersebut bukanlah kita. Hal tersebutlah yang sedang dirasakan oleh Ayunda Meysa Permana. Seorang gadis penyuka langit di segala cuaca dan suasana. Gadis Manis nan Imut berkulit kuning langsat. Apakah fakta yang Ayunda dapatkan akan membuat ia mundur perlahan dan berhenti memperjuangkan seseorang yang ia cintai lewat do'a? Ataukah ia memilih menyimpan rasa cintanya meskipun sesak yang ia dapatkan ketika mendengar fakta tersebut? Nantikan jawabannya hanya dalam cerita Ayunda, "Langit dan Kenangannya".