Bi(ola)

Bi(ola)

  • WpView
    MGA BUMASA 33
  • WpVote
    Mga Boto 1
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Jul 17, 2016
Aku suka musik, aku suka bermain musik, aku suka semua tentang musik. Musik adalah hidupku. Aku dibesarkan dari keluarga yang juga mencintai musik. Papa, dia adalah seorang komposer musik yang sudah menggelar banyak konser. Mama, dia adalah seorang pianis yang handal, dan terkadang kalau papa ingin mengadakan konser, mama selalu diikut sertakan. Minatku adalah di biola. Kadang, saat aku sedang stress dengan tugas sekolahku, aku menghilangkannya dengan bermain biola. Saat bermain biola aku merasa tenang, setiap nada yang di keluarkan membuatku merasa damai. Suatu saat nanti, aku ingin menjadi pemain biola yang professional. Membuat laguku sendiri dengan biolaku, membuat nada nada yang indah untuk semua orang.
All Rights Reserved
#704
dream
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • BarraKilla
  • Arsyilazka
  • Gula - Gula
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • The Story of my Life
  • ELZEAN [On Going]
  • Naga, Jangan Bucin!「SUDAH TERBIT�」
  • Bahagia Ku Dikala Senja
  • A Sloppy Girl's Diary
  • JANUARGHA

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman