Broken Soul

Broken Soul

  • WpView
    Reads 6,836
  • WpVote
    Votes 572
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 11, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Kata orang waktu akan menyembuhkan luka, sebagian orang lainnya mengatakan bahwa waktu akan membuat kita terbiasa dengan luka, tapi dari pengalamannya Farah tidak merasa disembuhkan ataupun terbiasa. Sakit itu mengusiknya. Menghantuinya. Sampai akhirnya Fattan datang dengan luka yang sama berdarahnya dengan Farah dan mereka berdua belajar bahwa luka yang disembuhkan bersama akan membaik dengan lebih cepat.
All Rights Reserved
#112
tempramental
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Elegi Rasa : Pergi
  • Breathe
  • Raymentara
  • Fajar & Senja
  • BERISIK (END)
  • CHAGRIN
  • Destiny.
  • Noda dalam Cinta
  • To Heal

Kadang menjadi begitu terlambat menyadari sesuatu akan membekaskan rasa sakit yang tak lekang oleh waktu. Saat cerita yang kelewat singkat dilalui menghantarkan pada sakit yang menghantui. Safir sudah merasakannya. Dua kali dalam hidup ia seperti dipermainkan rasa. Nila yang tak mau melihat. Dan Bianca yang pergi pada sesuatu yang tak terlihat. Ketika sepi melanda. Bukannya pada dunia yang luas, hanya pada dunianya sendiri yang tiba-tiba runtuh. Safir merasa begitu buruk di mata Bianca. Merasa begitu lelah di hadapan Nila. Dan malam itu, harusnya ia berusaha lebih keras. Saat si gadis berkata, "Aku pamit pulang, ya." Harusnya Safir membujuk lebih tegas. "Biar aku yang antar." Kenyataannya, Safir menjadi begitu terlambat. Saat rasa itu mulai tertambat. Hatinya justru sakit tanpa ada yang membebat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines