
"Ah sudahlah. Untuk apa pula ocehan murah ini? Merutuki hal tentatif yang dibuat relatif oleh rumus rumus kuantitatif. Mengapa tidak 1 + 1 sama dengan 3? Karna ketika hati berkata, maka buah hati tiba bahkan bisa lebih dari tiga. Tidakkah ada yang menyadari? Atau pura pura tidak sadar karna takut dicerca? Ah realita."Todos os Direitos Reservados