SAJAK SENJA

SAJAK SENJA

  • WpView
    Reads 77,590
  • WpVote
    Votes 1,043
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 16, 2024
Hanya sebuah rangkaian kata yang mungkin sudah berdebu, lama, dan menjadi kenangan. Waktu terus berjalan dan kita tak punya pilihan selain tetap terus menjalani hidup. -Jangan pernah simpulkan apapun jika kamu tak benar mengetahuinya - Catatan : MOHON untuk pembaca setia dan pengapresiasi karya saya jika ingin menshare atau mengambil untuk kepentingan pribadi silakan saya perbolehkan dengan catatan tetap sertakan NAMA PEMBUAT dan jika untuk motivasi membuat karya boleh dimodifikasi. Saya menghormati pembaca sekalian dan sangat berterima kasih atas apresiasinya namun apabila ada MENJIPLAK karya seseorang rasanya sedih dan bukan suatu bentuk apresiasi. Jadi saya HARAP sesama penulis yang masih sama-sama belajar dan penyuka sastra dapat saling menghormati. Terima kasih #Reita Elaleis.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • CERPEN (END)
  • Aksara Tak Bertuan
  • I'M NOT FINE (TAMAT)
  • harapan yang pupus
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Cinta Berbalut Puisi
  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • Rangkaian Kata 2 (Completed)

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maaf atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Jika suatu saat kau tiba-tiba banyak menanggung luka dan duka, maka ingatlah aku sebagai perempuan yang pernah kau buat hancur tanpa kata maaf dan rasa dosa. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines