Pain After Rainbow

Pain After Rainbow

  • WpView
    LECTURAS 11
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida vie, dic 23, 2016
WpInfo
Poesía
"Eh kinan,liat deh pelanginya bagus banget ya?" Ujar vio sambil menggenggam tangan kinan yang sedaritadi sibuk memandang langit memperhatikan apa yang di tunjuk vio "Iya vio,kata kakekku pelangi itu tandanya ada bidadari yang mandi ke telaga lho.tapi aku bingung dimana telaganya ya? " Tanya kinan keheranan. "kinan tenang aja,nanti kita cari sama-sama ya.vio janji bakal selalu ada buat kinan sampai kapanpun,karena kinan satu-satunya orang yang paling mengerti vio" Kata vio sungguh-sungguh yang membuat kinan lansung mengamati wajah vio mengabaikan pelangi yang sudah mulai memudar "Aha, pinky promise for me?" "Ya,aku janji.udah yuk pulang.nanti mamanya kinan marah lagi sama vio,kan vio cuman minta izin 30 menit,hehehe" vio lalu menggamit tangan kinan erat tanpa lepas. kinan yakin vio selamanya ada untuk kinan. **** Namun keyakinan kinan tentang kenangan semasa dulu,hilang sudah Vio-nya telah hilang bersama luka setelah hilangnya pelangi
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Prosaic
  • Rasa Tanpa Kata
  • Ily3000 [COMPLETED🦋]
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Tentang Cinta
  • GREENSTA [END]
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Pelangi sehabis hujan
Prosaic

Mereka kira satu hal yang mereka perbuat tidak memberikan dampak sedemikian rupa. Kesalahan fatalnya membuat pribadi itu berubah seratus delapan puluh derajat. Melakukan apa yang sebenarnya yang mereka inginkan dari pribadi itu. ¤ Peter kira kesalahannya waktu itu tidak akan merubah temannya. Sisi gelap Peter waktu itu keluar, cercaan yang sebenarnya itu terungkap serta keinginannya itu dilampiaskan kepada seseorang yang tidak tahu apa-apa. ¤ Seakan tersadar akan suatu hal, Frasya mengubahnya tanpa cela. Memberikan yang mereka inginkan yang sebenarnya. Yang ada di dekatnya rupanya hanya sebuah kepalsuan. Tidak ada yang sejati seperti yang mereka katakan berulang kali. ¤ Hari dimana menjemukan itu berakhir saat kehadiran semuanya tiba-tiba menyentak serta memberikan efek kejutan. Tapi menurut pribadi itu, semuanya sudah terlambat. Kebekuan itu tidak bisa mencair dengan kehangatan yang dulu kembali. Serta kecacatan yang mereka semua beri tidak akan sembuh. Semuanya sudah dimaafkan, dan pribadi itu sudah mati rasa akan kehendak semesta yang memainkannya. Sungguh ia sangat lelah. Hari dimana menjemukan akan segera berakhir. Kamu tunggu itu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido