I hate my sister.

I hate my sister.

  • WpView
    GELESEN 94
  • WpVote
    Stimmen 5
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Sa., Juli 2, 2016
WpInfo
Belletristik
Romantik
Kisah seorang perempuan bernama Puput Anastaya, dulu hidupnya bahagia atau bahkan sangat bahagia, tapi semuanya berubah semenjak dia bertemu saudara kembarnya Pipit Anistiya yang sempat terpisah karena neneknya yang membawa saudara kembarnya itu ke London. Bagaimana kisah hidup Puput selanjutnya? Mungkinkah Puput bertahan dengan keberadaan Pipit ditengah tengah keluarganya kini?
Alle Rechte vorbehalten
#649
hate
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Putra My IronMan (On Going)
  • Aturan Anti Cinta
  • LENA & SEGA
  • Living Conditions BROKEN HOME
  • BUTTERFLY FRAGMENT
  • Lantas (END)
  • New Life (Anderson Family) [ON GOING]
  • Eliinaa
  • My Eyes On You

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien