TANGIS KECIL DI MALAM HARI

TANGIS KECIL DI MALAM HARI

  • WpView
    Reads 458
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Apr 28, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Tentang gadis yang dendam 'PADA TUHAN' Tak pernah terlihat senyum manis itu lagi akhir akhir ini. Sebut saja dia AS. Gadis manis dengan lekuk tubuh yang hambar. Sesekali tatapannya kosong akan masa depan. Di pikirannya hanya ada air mata dendam. Kehidupan yang dia alami di luar nalarnya. Untuk tersenyum saja dia terpaksa. Dia rindu kasih sayang. Dia rindu pujian. Dia rindu semua yang ada di impiannya. Imajinasi sudah terdoktrin tegas di benaknya. Sesekali ada air mata yang menetes tatkala senja menuju malam. AS. Gadis hebat yang mampu menyeka problem hidupnya sendiri. Manis senyum dan gelak tawanya membuat orang yang berada disekitarnya nyaman dan berdecak kagum. Mereka terhibur, tapi batin AS menggerutu. Tuhan dianggapnya pihak yang paling bersalah. Dendam nya ber alasan kepada sang pencipta. Kenapa harus dia yang menikmati senyum pura pura ini ? Andai Tuhan bisa mengambilnya kembali, agar dia tahu, siapa yang menangis saat AS telah tiada. TUHAN - EGOIS ( ucapnya dalam hati )
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Rainie ( END )
  • Payback's Sweet
  • All Secrets [End]
  • Semu [Completed]
  • Our Times (Completed)

Prekuel 'Still The One' "Terlalu banyak hal yang aku takuti, merasa lelah dan tak bisa meraih mimpi. Dunia terlalu kejam untuk aku yang takut sendiri." - Mayang Eira Calista *** Ini tentang Aby dan Maya, yang terpaksa harus menikah di penghujung masa SMA karena kejadian salah paham yang menimpa mereka. Semuanya terjadi begitu saja, mereka kepergok tidur bersama di kamar Maya. Menikah muda dengan status masih SMA tidaklah mudah, apalagi setelah kejadian itu hidup keduanya benar-benar berubah. Banyak rintangan yang harus mereka lewati berdua, melanjutkan hidup tanpa bimbingan orang tua, atau orang-orang terdekatnya. Keduanya terluka, sama-sama kehilangan rumah tempatnya pulang. Jika rumah Maya sudah hancur jauh lebih lama sebelum kejadian itu, berbeda dengan Aby yang dipaksa pergi karena tak dipercaya lagi. "Lo bisa percaya sama gue kan, May?" "Percaya apa?" tanya Maya tak mengerti. "Mungkin kehidupan kita akan lebih sulit ke depannya, apalagi dengan status kita yang suami istri dan juga pelajar. Orang akan menilai kita dengan sebelah mata, kalau tau. Tapi, apa pun yang akan terjadi nanti, gue akan berusaha untuk terus jagain lo. Berusaha untuk membuat lo tetap baik-baik aja bersama gue. Untuk itu, gue tanya. Apa lo bisa percaya sama gue?" "Gue bisa percaya, selagi lo nggak akan tinggalin gue. Gue takut sendiri, By." "Lo nggak akan pernah sendiri, gue nggak akan tinggalin lo." Pada saat itu, semuanya dimulai. Mampukah mereka menjalani hari-hari terberatnya? Apalagi, ketika tahu Maya hamil. Apakah Aby dan Maya bisa menerimanya? •Rumah Sepasang Luka• 18+

More details
WpActionLinkContent Guidelines