We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
A Near Enemy

A Near Enemy

  • WpView
    Reads 343
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 19, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Federick Sandono. Siapa yang tidak mengenal orang ini? Seorang mafia terkenal di Indonesia Dia memiliki seorang musuh yang sangat legendaris dan sama terkenalnya dengan dirinya Sudah lama Federick tidak bertemu dengan kawan lamanya itu Federick berjanji : "suatu saat, dimana gua ketemu dia, gua akan memerangi dia lagi, sampai salah satu di antara kita mati, barulah perang selesai." Namun hingga kini perang itu belumlah dimulai karena keduanya sudah lama menghilang, dan tidak ada berita tentang mereka lagi. Oya, ini cerita fiksi, bergenre teen fiction, namun ada unsur action nya juga #warning !! Absurd story
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKSENIO
  • DAKSA [END]
  • Satu Bangku [Jangkku Story]✓
  • Neighbor Enemy [end]
  • AYKA
  • Best Friend (NAVISA)
  • Lost In Your Mind
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • AFIKA [ END✔ ]
  • AMENSALISME
AKSENIO

[WAJIB FOLLOW SEBELUM MEMBACA] "Tapi Gue suka-nya sama lo, gimana dong?" Ia bertanya demikian pada cowok yang masih memukuli samsak yang menggantung di depannya. Masih tidak ada respon dari cowok itu, ia berinisiatif memeluk samsak yang menjadi sasaran amukan cowok jakung itu. Dan, berhasil! Pukulan cowok itu memelan. "Kenapa nggak pukul gue aja?" Tanya nya dengan memiringkan kepala karena cowok itu tertutup oleh samsak yang kini di peluknya. Ia melengos masih tak mau menatap gadis di depannya ini. Di ingatannya masih tertanam jelas kala gadis itu membela rivalnya ketika baku hantam tadi. "Gue gak suka sama lo! Jadi pergi jauh-jauh dari gue!" Jujur, hatinya tercubit mendengar perkataan cowok itu. "Ok, karena lo minta gue pergi, Gue bakal pergi" SELAMAT MEMBACA..

More details
WpActionLinkContent Guidelines