[Addicted] - Serenity Mind, Volume 1 : The Honest Mind

[Addicted] - Serenity Mind, Volume 1 : The Honest Mind

  • WpView
    LECTURAS 110
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ago 16, 2017
Secara harfiah, manusia sudah ditetapkan oleh Tuhan untuk terlahir memiki bakat yang telah dijanjikan dan menjadi seorang pemenang. Selama 9 bulan didalam kandungan , manusia telah diterapkan kemampuan khusus yang tidak sama dengan manusia lainnya. Namun, ketika bakat dan kemampuan yang sebelumnya kau anggap tak ada pada seseorang, ia akan muncul seiring waktu berjalan. Sama halnya dengan pikiran manusia. Beragam , dan begitu banyak dan hampir sulit kau tebak. Sebuah tragedi yang pernah dialami seseorang berpengaruh besar terhadap pikiran seseorang terhadap sekitarnya. Disinilah, seorang remaja Zedd Teigeki , murid yang memiliki kemampuan bakat khusus yang berbeda dari teman-temannya ,sangat tertarik dengan permainan ekspresi wajah yang suka menelusuri akar dari tragedi dan permasalahannya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • For Him.
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • ULTIMATE SCHEMING SYSTEM Chapter 1011 - 1330
  • THE GAME OF POSSESSION [END] ✔️
  • Enough
  • Falling for You - TERBIT
  • Faith in You : The Seeker
  • The Perfect Scientist [#2 LANCASTER SERIES]
For Him.

Kisah dimana sebuah hubungan yang dibangun dengan bahagia dan berjalan baik-baik saja, tiba-tiba harus berakhir karena kesalahpahaman dan keegoisan mereka. Sebuah kesalahpahaman dan penilaian akan masing-masing yang salah. Sebuah kesalahan dimana penjelasan dan ucapan tak mampu keluar dari mulut mereka masing-masing. Baik Fia maupun Rafa, mereka telah salah menilai satu sama lain. Ternyata setelah 1 tahun bersama tidak membuat mereka saling mengerti apa yang ada di dalam hati maupun pikiran mereka masing-masing. Ketika ungkapan yang berada dibenak tak mampu terucap, maka kesalahpahaman akan terus berlanjut dan berujung pada suatu titik takdir. Entah bahagia, atau justru sengsara. Inilah permainan semesta.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido