Jasmine, I'm Falling In Love!

Jasmine, I'm Falling In Love!

  • WpView
    Leituras 621
  • WpVote
    Votos 66
  • WpPart
    Capítulos 13
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, abr 2, 2017
Tazmanian Devil adalah kode nama dari seorang gadis berumur 16 tahun yang sudah direkrut oleh sebuah organisasi besar yang melibatkan segelintir orang dari seluruh penjuru dunia. Menjadi anggota termuda diusia yang ke-empat belas tahun dengan misi utama mencari seseorang penghianat organisasi dengan kode nama Black Rose. Belum juga menemukan titik terang siapa Black Rose sebenarnya ia sudah terlanjur dijodohkan oleh orang tuanya dengan seseorang yang ternyata memiliki beberapa organ transplantasi milik kakaknya. Bersama Lucifer, begitu ia biasa disebut. Mereka berdua ditugaskan dalam satu misi khusus memburu seseorang yang ternyata berkaitan erat dengan Black Rose. Ya, dialah Dark Ocean. Ps: prolog - part 9 berisi sifat masing-masing tokoh, dan terdiri dari beberapa flash back.
Todos os Direitos Reservados
#253
cia
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • UNDERGROUND DESIRES
  • ESPINA DE ROSA I : The Shattered Crown [ON GOING]
  • Fingerprint (Dangerous)✅
  • 𝐇𝐈𝐆𝐇 𝐒𝐂𝐇𝐎𝐎𝐋 𝐃𝐄𝐕𝐈𝐋. (𝙏𝙧𝙖𝙣𝙨𝙢𝙞𝙜𝙧𝙖𝙨𝙞)
  • The Dark Desire
  • JUST D [Who Are You?] [END]
  • Through the Dark Side Story: The King of Darkness and His Wound Line
  • The Mafia's Possession [ Mikazuki Arion x YN ]

𝗨𝗻𝗱𝗲𝗿𝗴𝗿𝗼𝘂𝗻𝗱 𝗗𝗲𝘀𝗶𝗿𝗲𝘀 adalah kisah tentang obsesi yang berbahaya, ketertarikan yang tak terhindarkan, dan batasan yang semakin kabur antara keinginan dan kehancuran. Jaxon Blackwood tidak percaya pada cinta. Hidupnya selalu penuh kendali---dingin, terencana, tanpa celah untuk kelemahan. Namun, semua berubah sejak Caroline Moore memasuki dunianya. Ada sesuatu dalam dirinya yang tak bisa ia abaikan---cara Caroline berbicara, cara ia menantangnya, bahkan cara ia mencoba menjauh. Jaxon tahu ia menginginkannya. Bukan sekadar keinginan biasa, tapi obsesi yang menguasai setiap pikirannya. Ia tidak peduli jika Caroline takut atau mencoba melawan. Semakin Caroline menolak, semakin besar dorongan dalam dirinya untuk memilikinya, menghancurkan pertahanan gadis itu sedikit demi sedikit, hingga satu-satunya hal yang tersisa hanyalah dirinya. Namun, seiring berjalannya waktu, obsesi itu berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam dan lebih gelap. Caroline bukan sekadar keinginan sesaat---ia menjadi kebutuhan. Dan ketika hasrat mulai bercampur dengan emosi yang tidak seharusnya ada, Jaxon dihadapkan pada dilema yang tak pernah ia bayangkan. Karena bagi Jaxon, kehilangan bukanlah pilihan. Dan jika Caroline mencoba lari, ia akan memastikan gadis itu tidak akan pernah bisa lepas darinya. © 2025 élndrxn

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo