MeJiKuHiBiNiU

MeJiKuHiBiNiU

  • WpView
    Membaca 395
  • WpVote
    Vote 32
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadLengkap Sen, Jun 27, 2016
Tersenyum pun, aku masih menyadari luka dimatamu. Tertawa pun, aku masih bisa melihat sisa kesedihanmu. Jadi aku tak harus bertanya mengapa. Dan kau pun tak harus menjelaskan mengapa. Aku sadar. Aku tahu. Senyummu untuk menutupi kesedihan itu. Tawamu untuk menutupi luka itu. "Kamu tau Ga, mungkin setelah Ibu kamu, aku satu-satunya makhluk bumi yang mengerti sesosok makhluk asing seperti kamu. Jadi aku tak harus bertanya mengapa, dan kamu pun tak harus menjelaskan mengapa." -Jingga Sarastika "Karena kamu adalah jingga yang selalu ingin kutatap saat pulang." - Gaga Bragaskara [Cerita pendek] © 2016 Diah Islamiati on Wattpad
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
mejikuhibiniu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • NAKALA DAN TAWANYA
  • Mine [SELESAI] ✔
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • ON SIGHT (Completed)
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Cuaca
  • Converge With You [On Going]
  • ALEYA~~
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]

Apakah kau tahu bagaimana hujan turun tanpa adanya mendung? Itulah Nakala Samudra Alastair-mata menangis, bibir tertawa. "Aku ingin jadi lilin yang rela dibakar demi menerangi kehidupan orang lain." - Nakala Samudra Alastair. "Dan Lesha akan jadi apinya, biar bisa sama Kak Kala terus." - Aretha Kalesha Alastair. Si sulung rapuh yang dipaksa tangguh oleh keadaan. Si hiperaktif dengan tawa riangnya. Si anak broken home, yang kehilangan arah dalam kehidupannya... Ibunya dan ayahnya? Ah, lupakan. Namun, tanpa kalian tahu, di balik tawanya tersimpan beribu duka yang ia sembunyikan dari semua insan. "Aku memang tidak sempurna, tapi setidaknya tawaku berhasil menipu banyak orang." Katanya, "Biar aku saja yang merasakan laranya, kalian cukup nikmati kekonyolanku saja." Menurutnya, kehidupannya sama sekali tidak menarik-semuanya membosankan. "Gunakan tawamu untuk mengubah kehidupan, tetapi jangan biarkan kehidupan mengubah tawamu." Bisakah kau membayangkan hidup tanpa seorang ibu di sisimu? Ya, itulah kehidupan Nakala. Ibunya ada, tetapi entah di mana... Mau tahu kelanjutan kehidupan Nakala? Yuk, baca, gaess! 🥱

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan