Unbelieve

Unbelieve

  • WpView
    Reads 264
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 2, 2016
Awalnya, semua terasa menyenangkan. Hanya dia yang mampu membuat hari-hariku berwarna, berlukiskan warna-warni indah cerita yang telah kulalui dengannya selama ini. Namun posisinya di hatiku tergeser seiring dengan hadirnya sosok itu. Semua tak pernah terpikirkan olehku. Mereka sangat berbeda, tetapi mengapa aku lebih merasa nyaman saat di dekatnya? Pada akhirnya, jika aku boleh memilih, aku lebih memilih untuk tidak bertemu mereka berdua. Karena bukan akhir seperti ini yang kuinginkan. Meskipun begitu, aku tahu, aku tak bisa menghindari skenario kehidupanku yang sudah ditetapkan oleh Nya. - Reyna Anastasya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Brown Hair
  • Special Woman [✔️]
  • Putralisha~
  • Miracle (Completed)
  • Hujan Yang Kesepian
  • Rannia√
  • First Love [COMPLETED]
  • SENJA (COMPLETED)
  • Ice Gril 🌧️ (TAMAT)

Rambut cokelat pudar... entah mengapa mampu membuatku jatuh cinta pada pandang pertama, terlebih sosok pemilik rambut tersebut. Begitu rupawan dan mempesona. Kulit putih pucat, hidung bangir, mata elang mengintimidasi dan bibir ranum yang merah menggoda. Oh Tuhan, betapa sempurnanya ciptaanmu satu ini. Meski tak urung ekspresi dingin dan acuh absen dari wajah tampannya. Walau begitu, para manusia yang melihat dia akan tetap menatap terkagum kagum penuh takjub. [Belum di edit ulang, masih agak berantakanl

More details
WpActionLinkContent Guidelines