We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
I'm Promise

I'm Promise

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 15, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Gue sebel, pindah rumah itu udah jadi rutinitas gue setiap tahun. Hingga akhirnya gue hanya akan menetap di Indonesia. Dan di sinilah gue mulai mengenal cowok playboy humoris itu. -Renata Aulia Bramantyo Aishh.. cewek pindahan yang belagu itu selalu ganggu hidup gue. Tapi dia yang sudah mengajarkanku apa arti kehidupan dan kasih sayang. Dia yang udah mengubah hidup gue menjadi lebih indah. -Davin Elang Prasetyo
All Rights Reserved
#44
please
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Berbentuk Persegi [END]
  • STRUGGLE (COMPLATED)
  • I Love You. Friends!
  • A Little Foolishness (END) - PINDAH KE KUBACA
  • Missing You
  • Ice Boy Is My Husband ( REVISI )
  • Cold Ceo's Favorite Wife
  • Cuek VS Cerewet || Syaqeel [ END - PROSES REVISI ]
  • Sorry Aqeela {COMPLATE}
  • KETIKA CINTA DIPERTEMUKAN

Gue nggak pernah nyangka hidup gue bisa berubah drastis cuma dalam tiga hari. Dulu gue Aria yang gemuk, pemalu, dan lebih sering ngumpet di balik punggung Alice atau Tessa kalau ada cowok ganteng lewat. Tapi sekarang? Semua mata ngelirik ke arah gue setiap gue jalan di koridor sekolah. Padahal gue nggak pernah minta buat jadi pusat perhatian. Gue cuma... kehilangan berat badan karena sedih nonton film BL favorit gue. Kedengarannya konyol, ya? Tapi kenyataannya, tangisan dua hari lebih itu ngubah seluruh penampilan gue. Dan parahnya, sekarang mama sama abang gue aja sempat nggak ngenalin gue. Yang lebih aneh lagi, cowok-cowok yang dulu cuek sekarang mulai mendekat. Chris, cowok basket yang dulu ngelempar bola ke kepala gue, sekarang malah ngajak kenalan. Melker, yang biasanya dingin kayak kulkas dua pintu, tiba-tiba jadi perhatian dan mau ngobrol. Dan Adrian... dia kayak punya radar khusus buat bikin gue salah tingkah setiap detik. Bahkan candaannya yang ngeselin aja bisa bikin jantung gue deg-degan. Gue bingung harus senang atau takut. Karena gue masih Aria yang sama di dalam, cuma dunia di luar yang kelihatannya mulai berubah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines