Nuansa Hujan

Nuansa Hujan

  • WpView
    Membaca 38,510
  • WpVote
    Vote 3,280
  • WpPart
    Bab 26
WpMetadataReadLengkap Rab, Agt 16, 2017
[Completed] Bagaimana jika aku menorehkan sedikit tinta pada setiap bulir air hujan? Apakah hal itu dapat mengubah warna dalam hidupku? Ataukah hal itu dapat mengubah akhir dari kisah ini? Atau aku justru dapat menciptakan nuansa hujan yang baru? Aku tidak tahu. Namun, jika semua hal itu dapat terlaksana, aku akan dengan senang hati melakukannya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#928
hujan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Lovakarta
  • SHERRA's Diary✔
  • ALKANA [SUDAH TERBIT]
  • Dia Hujan dan Cinta Pertama
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Hiperbola Hati (COMPLECTED)~
  • Something Bitter
  • Hujan [ PUISI ] ✔️
  • 雨 (𝐡𝐮𝐣𝐚𝐧)
  • HUJAN dan RAIN
Lovakarta

[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan