Gitta, Ilham, dan Hujan

Gitta, Ilham, dan Hujan

  • WpView
    Reads 590
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 29, 2016
[1/1] "Duduk, sendiri, ditemenin ujan, baju acak-acakan, ketiban sial. Duh, ngenes banget gue." Gitta mengelap mukanya kasar. Copyright © Juni 2016 by Namicoos_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SOLITUDES
  • Buku Harian Nako
  • °°Love And Secret°° (COMPLETE)
  • Memories in Moon
  • Hujan Dan Rindu
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • Umbrella Life [END]
  • about us and him ✔️
SOLITUDES

Highest rank: #1 in Fiksiremaja #1 in Cerita #3 Pregnant #5 teenfiction #8 in Benci #8 in Pregnant #10 in SMA #10 in Remaja [DISARANKAN UNTUK FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU, AGAR PEMBACA TAHU PENGUMUMAN TENTANG CERITA INI] ---- Malam itu, membuatnya membenci dirinya sendiri. Malam itu, malam terburuk baginya. Mengakhiri hidup adalah salah satu jalan baginya. Rasa benci yang sangat besar, membuatnya merasa kesepian. Ingin ia memutar waktu, untuk tidak menemuinya malam itu. 'Selalu menganggap diriku kotor, adalah sebuah kebiasaan.' - Gianna Pristin Dirgantara - ---- Kesalahan besar telah ia perbuat. Tantangan konyol yang membuatnya terjebak. Rasa penyesalan semakin tumbuh dalam dirinya. Lelah sudah ketika ia semakin tenggelam dalam penyesalan yang dalam. Kata maaf tidak pantas untuk ia ucapkan. 'Menyakitinya adalah kebiasaanku.' - Arthur Julian Wijayanto - ---- DON'T COPY MY STORY!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines