MEY : Mimpi Setinggi Langit

MEY : Mimpi Setinggi Langit

  • WpView
    MGA BUMASA 101
  • WpVote
    Mga Boto 4
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Apr 25, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita ini adalah cerita nyata di masa lalu dan harapan di masa depan yang di bumbui dengan sedikit karangan fiktif. Cerita ini bukan hanya mengingatkan saya sebagai penulis akan kenangan masa lalu namun juga doa dan harapan di masa depan. Bukan hanya cerita namun juga semua tokoh dan tempat yang terlibat di cerita ini merupakan kisah nyata.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Satria Dirgantara [Complete]
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Juan [REVISI]
  • Waktu?
  • About kevin (End)✅
  • BALADA KEHIDUPAN
  • YOU AGAIN
  • Nayara [ TERBIT ]
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • DENNIES

Namanya Satria Dirgantara. Seperti namanya, ia seorang kesatria, tapi ... kesatria tanpa senjata. Membuat dirinya mudah sekali terluka. Dan, jadilah ia remaja enam belas tahun yang berteman akrab dengan luka. Remaja yang memiliki senyum secerah senja dan tatapan sekelam samudra. Jika sudah tersenyum secerah itu maka topengnya nyaris sempurna, menyembunyikan goresan panjang tepat di dada. Tak akan ada yang tahu kalau ia sedang berpura-pura bahagia. Sebab rasa sakitnya, tak akan ia biarkan siapa pun tahu seberapa beratnya. Cukup orang-orang menilai bahwa ia adalah sosok paling bahagia di dunia. Namun, benteng pertahanannya mulai goyah semenjak ibunya telah tiada. Padahal ia hanya punya ibu saja di dunia. Lalu, lelaki itu datang, memberinya ucapan penenang, juga peluk hangat yang entah kenapa membuat dia bisa merasakan hangat pelukan Sang Ayah yang selama ini hanya ia damba dalam bayang-bayang. Lelaki itu memperkenalkan namanya sebagai Fandi sekaligus ayahnya. Kemudian semua berjalan begitu saja. Keluarga Fandi yang awalnya baik-baik saja itu hancur karena kedatangan Dirga. Membuat ibu dari dua anak kembar Fandi yang lain pergi dari rumah, dan Dirga harus menerima tatapan tak suka juga perlakuan kasar dari salah satu abang kembarnya. . "Gue emang enggak pantas jadi adek lo berdua, Bang."--Satria Dirgantara . "Gue bukan abang lo, jadi stop panggil gue 'abang'. Satu lagi, Fian juga bukan abang lo. Dia cuma punya satu adek, yaitu gue." --Refino Aditya . "Kalau disuruh memilih antara kalian berdua, jelas gue enggak bisa milih salah satunya. Karena kalian berdua sama-sama adek gue."--Refian Aditya

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman