Hilman : Revolution

Hilman : Revolution

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Dec 20, 2016
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Tidak ada yang dapat menyelamatkan kota ini. Semua sudah hancur. Yang tersisa hanyalah kami yang tidak berdaya. Kami yang hanya mampu mencari untuk kebutuhan sehari-hari kami. Setiap harinya kami merasa bahwa itu adalah hari terakhir kami. Namun, nyatanya hari itu bukanlah hari terakhir kami tapi hari penyiksaan bagi kami.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • in ROOM
  • The Magic Destruction & Chaos
  • Kutinggalkan dia karena Dia
  • The Enchantress, Return of The Guardian [LOTR fanfic]
  • Evanescent
  • FADE SYMPHONY | SIYOO
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Psikopat Digital? [End]
  • Kata Dari Kita
in ROOM

Apa yang kau lakukan jika setiap harinya kau terbangun di ruangan yang tidak kau kenal di dalam sebuah fasilitas layaknya seorang pasien-tahanan? Apa yang kau lakukan jika ada rentang memori yang hilang dalam benakmu? Apa yang kau lakukan jika kegiatanmu dalam delapan jam kedepan akan kau lupakan meski kau tak berniat untuk itu? Dan apa yang kau lakukan jika petunjuk yang kau punya hanya tiga kalimat yang terus berdengung dalam kepalamu, 'Ada sesuatu ditubuhmu.' 'Kau lihat, jangka waktu memorinya hanya sekitar tujuh jam.' 'Terlalu berbahaya membedah otaknya.' Aku mengalaminya... Entah berapa tahun aku seperti ini, dan aku bahkan tak pernah melihat wajahku lagi sama sekali. Tidak ada cermin, tidak ada petunjuk waktu yang jelas, dan tidak ada istriku disini. Dan itu terjadi hari demi hari. Hingga suatu hari, kesempatan untuk 'cari tahu' itu datang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines