Pocky Kiss!

Pocky Kiss!

  • WpView
    LECTURAS 1,148
  • WpVote
    Votos 50
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 26, 2017
Tau Pocky nggak? Itu loh snack stick panjang yang dilumuri oleh coklat yang menggiurkan. Oren Aditya; Tampan, perfeksionis, pintar, dingin, cuek, dan sangat menyukai Pocky. Thalia; Cantik, kelewat nyantai, bodoh, genit, mesum, dan sangat membenci Pocky. Mereka berdua sangat bertolak belakang, tetapi mereka mempunyai satu kesamaan; Yaitu, sama-sama mempunyai kenangan tersendiri dengan makanan Pocky.[] [.] Cerita kedua by yuhutralala ©2016
Todos los derechos reservados
#9
pocky
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Reynand & Joya | END
  • ROY-ABLE - [END]
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Shilly-Shally
  • IGNITES (END)
  • Beautiful Tattoo (COMPLETED)
  • Simple LOVE [Completed]
  • Behind A Mask
  • Bitter than Sugar
  • Round and Round [COMPLETED]

Follow sebelum baca yuk, untuk mengikuti ceritanya. #645 dalam TEEN FICTION-11/3/2018 #961 dalam TEEN FICTION-9/2/2018 "Kuda poni! Dasar jelek, sinting, kutu kupret, tai lo. Maju sini, gue telen lo hidup-hidup!" teriak Joya mengerahkan semua kekesalannya. Ia bersumpah serapah tanpa berpikir mengampuni orang yang sudah membuat hidupnya sengsara. "Nggak usah teriak-teriak, gue di sini." Suara orang tersebut berada di atas pohon dekat parkiran. Reflek, kedua gadis itu menengadah, menatap pemuda nakal yang nangkring di atas sana. "Turun lo!" perintah Joya seraya berkacak pinggang. "Mau apa? Mau cium gue, ya? Idih nakal." Pemuda itu malah membuat Joya semakin kesal. Ocehannya selalu saja ampuh membuat hari-hari gadis itu semakin runyam. "Najis. Mati aja lo, pengecut!" Joya masih kesal, sehingga kata-kata yang keluar dari mulutnya begitu tidak terkontrol. "Kurang banyak sih, 'kan cuma kempes, nggak sampai penyok." Rutinitas nakalmu berujung terbiasa. Kalo pengen tau terutama Baca selengkapnya ya..... (Di larang mengutip atau menjiplak sebagian/keseluruhan cerita ini tanpa izin)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido