I WANT YOU (END + REVISI)

I WANT YOU (END + REVISI)

  • WpView
    MGA BUMASA 1,027,389
  • WpVote
    Mga Boto 31,038
  • WpPart
    Mga Parte 25
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Oct 17, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Copyright © by Katrin Lee ===================== Mature Content (18+) Choose Your Story Wisely. Damn! He's a good kisser... Rensha mulai menikmati ciuman ini. Ia menggelayutkan kedua tangannya di bahu dan leher Kevin, berusaha memperdalam ciuman mereka. Panas ia rasakan, bibir Kevin jelas mendominasi, tapi bukan berarti Rensha tidak ikut berpartisipasi, ia membalas ciuman Kevin sama panasnya, aroma nafas lelaki yang sedang mencumbunya saat ini bikin ia mabuk kepayang, terlalu sulit dihentikan. Tidak, ia tidak ingin berhenti, ia ingin lagi dan lagi, kegiatan ini membuat irama jantungnya seolah habis naik turun dari jet coaster... entah sampai kapan ciuman ini berakhir, karena keduanya tidak rela. Apalagi Kevin yang hanya mengambil nafas sebentar lalu kembali mengecup bibir Rensha tanpa perlu tanya-tanya lagi, dan Rensha pun ingin kembali merasakan lembutnya ciuman Kevin. dan... 'Tok-tok' "Kevin?" suara seseorang mengetuk kaca mobilnya mengejutkan keduanya.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Unpredictable Love
  • Suamiku kakak tiriku
  • Entertainer
  • Naughty Baby on My Bed
  • Neroin [KARYAKARSA]
  • Orang Ketiga (Complete)
  • Special Woman [End]

WARNING: Beberapa chapter terdapat adegan dewasa. Harap lebih bijak dalam membaca. Lili, hanya seorang gadis sederhana yang manis dan pendiam, tidak memiliki riwayat pacaran. Meskipun begitu, ibu nya selalu menyuruhnya untuk segera mendapatkan kekasih. Namun Lili terlalu pemalu, dia sama sekali tidak memiliki keberanian untuk mendekati pria. Dan entah bagaimana, seorang pria mulai mengganggunya. ----------------------------------------- Rendra tertawa kecil, suaranya terdengar berat dan penuh godaan. "Jika kamu yang berinisiatif menciumku, aku akan pergi." Lili menggigit bibirnya, tangannya gemetar hebat. Matanya yang basah oleh air mata menatap Rendra dengan gugup dan takut. Hening sejenak. Napasnya tersengal ketika ia akhirnya mengumpulkan keberanian, mengangkat sedikit tubuhnya, lalu berjinjit untuk mengecup pipi pria itu. Namun, sebelum bibirnya sempat menyentuh kulitnya, Rendra sudah lebih dulu meraih tengkuknya, menariknya erat ke dalam dekapannya. Tanpa memberi kesempatan untuk mundur, ia menuntut lebih menyapu bibirnya dengan ciuman yang panas dan mendalam. Suara Rendra terdengar serak di antara napas yang memburu. "Bagaimana mungkin aku bisa melepaskanmu setelah dirimu sendiri yang memberikannya padaku, hm?" ---------------------------------------

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman