MARK
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 1, 2016
hampir semua manusia menginginkan hidup tenang dan damai. itu yang dirasakan oleh kuro.kuro adalah anak SMA yamg biasa saja bahkan Kuro tidak mengikuti satu pun ekstrakulikuler di sekolahnya Kuro adalah orang yang pemalas, mungkin lebih tepatnya orang yang menyimpan energi dia selalu mencari cara agar dapat menghemat energi nya sebisa mungkin. samapi saat ini dia tidak pernah melakukan sesuatu yang sangat menguras energinya saat itu Kuro berfikir bahwa dia sangat berutntung dapat bermalas malasan dibandingkan orang lain. tapi itu tidak bertahan lama. saat dia bertemu orang itu hari hari tenang nya pun berubah. pagi itu Kuro terlambat berangkat kesekolah walau tahu Kuro terlambat dia tetap berangkat kesekolah. dengan jalan kaki santai. tidak ada niatan untuk kuro berlari mengejar waktu. dia hanya berfikir agar tidak menguras tenaga di kelas dia sengaja terlambat "haaaah aku terlambat hukuman apa yang akan di berikan sensei sekarang ?.setidaknya lumayan juga aku gak perlu mengikuti upacara senin ?" setelah berfikir seperti itu ia malah berjalan semakin lama agar bisa mengulur waktu. Kuro mengambil jalan memutar melewati jalan belakang sekolah supaya tidah ketahuan tidak mengikuti upacara. Kuro sampai kedalam sekolah dengan aman setelah sampai di dekat gudang sekolah. "A-APA YANG TERJADI ?" itu adalah gurU sekolah SMA itu. dia tergeletak tak bernyawa dengan pisau tertancap di bagian dadanya . Kuro langsung mencari bantuan . "TRAK TRAK TRAK TRAK " kuro terkejut ada yang berlari ke arah dia, dan yang datang adalah anak laki-laki dia langsung berhenti setelah melihat ada guru yang terbunuh. "apa ini.. kenapa pak guru bisa seperti ini " laki-laki itu langsung memegang guru yang terbunuh itu sambil melihat lihat keadaan guru itu. guru yang mengejar anak itu langsung sampai dan guru itu pun langsung berteriak "WOY LARI KEMANA KAkk!!! .APA YANG KALIAN LAKUKAN DENGAN GURU ITU!!! " "Tidak pak ini tidak seperti yang bapak lihat".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)
  • Don't Love for DEVIL'S (HIATUS)
  • Senja dan Angkasa
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • DI BALIK PINTU NOMOR 7 [𝗘𝗡𝗗]
  • 𝕿𝖍𝖊 𝕶𝖎𝖓𝖌 [𝓨𝓾𝓰𝓲 𝓐𝓶𝓪𝓷𝓮 × 𝓻𝓮𝓪𝓭𝓮𝓻𝓼]
  • Erlangga

{FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~

More details
WpActionLinkContent Guidelines