Ara(kuadrat)

Ara(kuadrat)

  • WpView
    Прочтений 26
  • WpVote
    Голосов 2
  • WpPart
    Частей 1
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published вск, июл. 17, 2016
Gue nunggu, gue capek, dia dateng, bukan salah gue, saat lo udah digantikan sama dia, itu salah lo, dan kenapa saat gue mulai belajar menyukai dia, lo malah dateng sebagai penghalang, salah satu orang berarti buat dia, lo tadinya pergi tanpa alasan jelas, dan lo milih pergi lagi? Gue bingung, gue cinta sama lo tapi gue juga udah nyiptain ruang buat dia, gue pengen banget jadi orang yang pergi, biar kalian seneng, dan sekarang, dia yang milih pergi? Tuhan, ada masalah apa dengan kalian berdua, selalu saja meninggalkan tanpa alasan yang jelas. Sampai gue berfikir bahwa dia sudah membawa hati gue seutuhnya. "Kita ketemu lagi setelah lama ya--" - Kiara & Gara - "Gue tau, gue menghalangi, gue udah coba pergi dan siapa yang memilih gue untuk tetap tinggal? Elo..." -Dega-
Все права сохранены
#286
ini
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Gamang
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • Sisi Gelap Mantan Pacar-ku [TAMAT🌻]
  • Because of Fate [END]
  • Silent Scars | Orine
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Stranger | Orine
  • Kembali [COMPLETE]
  • FALLING IN LOVE
Gamang

"Jangan suka sama gue" Hening mengambang diantara kami berdua, membuat suasana semakin terasa menyesakan. "Maksud lo?" "Jangan suka sama gue Ris" "Lo temen gue, lo bahkan yang bikin gue berhasil dapetin cewe yang gue mau dari dulu. Jangan ngehancurin itu semua Ris. Tolong" Aku tergagap di tempat, bingung harus bereaksi apa. Tapi rasa panas di pelupuk mata tak bisa aku abaikan begitu saja. Sakit rasanya mendengar kata yang selalu aku bisikan di setiap hari nya. Harus aku dengar dari dia yang menjadi penyebab nya. Aku menarik nafas panjang, dan menghembuskan nya perlahan. Mencoba menghilangkan sesak yang seolah membakar. "Iya, lo tenang aja. Gue-" kembali, aku menarik nafas dan menghembuskan nya pelan "Gue gak akan ganggu hubungan kalian. Gue sadar, tugas gue cukup sampai bikin kalian jadian. Lo temen gue, Keira sahabat gue. Gue faham Lang. Maaf kalo perasaan gue bikin lo gak tenang" Kalimat itu aku ucapkan dengan lugas. Tak ada ragu dan seolah memang itu yang aku mau. Tapi tidak, tidak dengan keadaan hati ku yang terasa sendu. Sejak awal, harusnya mereka yang menjadi pemeran utama. Ilalang dan Keira. Di pertemukan untuk bersama. Bukan dengan ku, tokoh sampingan yang seharusnya tau batasan.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту