LEKAT DALAM NADI

LEKAT DALAM NADI

  • WpView
    MGA BUMASA 79
  • WpVote
    Mga Boto 9
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadKumpleto Sat, Jul 2, 2016
Ini karya puisiku untuk pertama kalinya. Setelah berulangkali membaca karya puisi orang lain, nah sekarang coba corat coret agar menghasilkan karya. Ya mungkin ga terlalu bagus, hehe. Maklumlah baru belajar. Kalian percaya bahwa ini pengalaman pribadiku? Bukan. Puisi ini aku buat bukan berdasarkan pengalaman pribadiku para readers. Lah terus kok bisa? Puisi ini aku ambil berdasarkan cerita dari sahabatku. Puisi ini menceritakan tentang orang lama yang dahulu pernah mengisi lembaran hidupnya. Walau tak lagi bersama. Ia masih saja teringat akan kenangan indahnya. Keduanya masih saling menyayangi. Tapi mereka masih ragu untuk mengulang kembali. Penasaran? Yukk, langsung dibaca aja. Siapa tau ngena dihati wkwk. Selamat menikmati, para readers
All Rights Reserved
#143
terpopuler
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Enigma Sebuah Perasaan (End)
  • The Upside Down World : Poets Antology (Completed)
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Sedalam Samudera
  • A Love Lost Beneath the Blue

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman