Story cover for Bhoomi & Langit  by dsarahl
Bhoomi & Langit
  • WpView
    Reads 2,268
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 2,268
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Jul 02, 2016
Tentang hati memang tak pernah bisa terkendali. Mungkin sudah jutaan kali berjanji untuk
tidak lagi mencari. Namun sebanyak itu pula mendustai.

Sekarang hanya sejuta tanya tentang penjelasan. Mengapa berani memberi harap ketika tak pernah ada niat. Dan mengapa berani datang ketika tau suatu saat akan pergi. Apakah tak
pernah terbersit dibenak tentang bagaimana perasaan seseorang ketika ditinggalkan? Apakah tidak bisa jika lebih lama tinggal?

Seandainya mau sedikit memahami. Bahwa ada bentuk peduli yang ditunjukkan dengan diam
memerhatikan. Bahwa bentuk kasih adalah dengan mencoba
hilang..karna ingin sekali saja dicari, ingin juga dikejar, ingin juga tidak dilupakan. 

Tentang ini berapa banyak pelajaran yang bisa dipetik. Salah satunya perihal memaksakan.
Walaupun memang manusiawi untuk memperjuangkan sesuatu. Namun ada satu hal yang lebih
penting, yaitu untuk jadi bijaksana. Untuk tau dimana batasnya mengusahakan sesuatu dengan
memaksakan sesuatu.

Bhoomi dan Langit
Bumi dan langit
Atas dan bawah
Lihatlah, bukankah dualitas itu tampak mencolok? Tak perlu berusaha untuk memaksanya menjadi satu, karna cukup untuk membiarkan mereka saling memberi dan menerima. Terlalu banyak isyarat langit yang diberikan pada bumi untuk menjadi tanda kasihnya.
All Rights Reserved
Sign up to add Bhoomi & Langit to your library and receive updates
or
#9langitbumi
Content Guidelines
You may also like
The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia] by shazzy1612
40 parts Complete Mature
Prolog - The Memory Between Us [Kenangan Antara Kita] Mereka bilang, waktu akan menyembuhkannya. Tapi dua tahun telah berlalu, dan Ling masih menatap keluar dari jendela kaca penthouse-nya, jemari menggenggam cangkir kopi dingin yang tak pernah ia habiskan. CEO. Pewaris. Tunangan dari seorang hantu. Dunianya runtuh sekali... Lalu kembali hancur saat ia dipaksa menikah dengan seseorang yang bahkan bukan miliknya sejak awal. Janji itu bukan untuknya. Pakaian itu juga bukan miliknya. Tapi nama di akta pernikahan? Ling Ling Kwong. Dan mempelai di sisinya? Orm. Tunangan adiknya. Itu seharusnya sementara. Sebuah kontrak. Hanya satu tahun untuk menjaga nama baik keluarga-lalu pergi. Tapi tak ada yang memberitahunya bahwa cinta tak tunduk pada kontrak. Dan tak ada yang memperingatkannya betapa kejamnya kenangan. Karena saat Ling akhirnya membuka hatinya lagi... Orm melupakan segalanya. Melupakan tawa mereka. Pertengkaran mereka. Janji mereka. Melupakan dirinya. Dan kini, Ling tak yakin masih punya kekuatan untuk kehilangan Orm sekali lagi. DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing.
Titik Yang Benar by siPanjangNapas3
42 parts Ongoing
Genre : romance, drama psikologi (slowburn) -------------------------------------------- Coba bayangin... Di suatu titik dalam hidupmu yang sedang baik-baik aja, kamu tanpa sengaja menatap ke arah langit di malam hari, melihat bintang bertebaran, tak terhitung. Tapi kamu ga peduli. Menyematkan keyakinan kalau tiap hari langit memang seperti itu. Kecuali pas mendung. Lalu di suatu titik, saat hidupmu lagi depresi, kosong, ancur, ga punya harapan, kamu sengaja keluar tengah malam. Entah jam dua, jam tiga, jam satu, cuma buat tenangin diri dan noleh moment itu lagi. Tapi apa? Kamu cuma lihat satu bintang, bersinar sendirian di tengah hamparan gelap. Mungkin itu bukan kebetulan, karena yang kamu lihat bukan cuma bintang, melainkan refleksi dirimu sendiri. Ada kekuatan di semesta ini yang mau bilang ke kamu, saat kamu udah kehilangan banyak cahaya, kamu cuma perlu jadi seperti bintang itu, karena cahaya itu sendiri sebenarnya sudah ada di dalam hati kamu. Ya, aku bisa bilang ini karena aku sudah pernah melewatinya. Dan aku disini bukan untuk omong kosong belaka, bukan hanya sekadar curhat atau menggores halaman dengan kata. Aku cuma ingin menemani kamu. Kalau kamu sedang merasa gak baik-baik aja, atau butuh tempat untuk diam dan meresapi... Jika kamu tertarik sama hal-hal yang gak masuk di akal tapi masuk di hati, atau menyelami cerita yang endingnya ternyata tidak selalu indah, barangkali kamu akan suka untuk singgah disini, di duniaku...sembari ngopi...atau minum cokelat. Karena indah saja gak akan cukup, perlu cinta yang tulus untuk memaknai apa itu kekuatan, apa itu pelajaran, apa itu kenangan, dan apa itu... "Tetap hidup" #1 hidup : 10 Mei 2025
You may also like
Slide 1 of 10
The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia] cover
Cool Senior [SUDAH TERBIT] cover
And Then You Came (Completed) cover
Another Time cover
Antara dosa dan Cinta Pertama cover
Cinta Terlarang  cover
SalFlo cover
Apakah Ini Arti Cinta?? [Revisi] cover
Ratusan Hari Mencari Hati cover
Titik Yang Benar cover

The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]

40 parts Complete Mature

Prolog - The Memory Between Us [Kenangan Antara Kita] Mereka bilang, waktu akan menyembuhkannya. Tapi dua tahun telah berlalu, dan Ling masih menatap keluar dari jendela kaca penthouse-nya, jemari menggenggam cangkir kopi dingin yang tak pernah ia habiskan. CEO. Pewaris. Tunangan dari seorang hantu. Dunianya runtuh sekali... Lalu kembali hancur saat ia dipaksa menikah dengan seseorang yang bahkan bukan miliknya sejak awal. Janji itu bukan untuknya. Pakaian itu juga bukan miliknya. Tapi nama di akta pernikahan? Ling Ling Kwong. Dan mempelai di sisinya? Orm. Tunangan adiknya. Itu seharusnya sementara. Sebuah kontrak. Hanya satu tahun untuk menjaga nama baik keluarga-lalu pergi. Tapi tak ada yang memberitahunya bahwa cinta tak tunduk pada kontrak. Dan tak ada yang memperingatkannya betapa kejamnya kenangan. Karena saat Ling akhirnya membuka hatinya lagi... Orm melupakan segalanya. Melupakan tawa mereka. Pertengkaran mereka. Janji mereka. Melupakan dirinya. Dan kini, Ling tak yakin masih punya kekuatan untuk kehilangan Orm sekali lagi. DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing.