Bhoomi & Langit

Bhoomi & Langit

  • WpView
    Reads 2,268
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 20, 2016
Tentang hati memang tak pernah bisa terkendali. Mungkin sudah jutaan kali berjanji untuk tidak lagi mencari. Namun sebanyak itu pula mendustai. Sekarang hanya sejuta tanya tentang penjelasan. Mengapa berani memberi harap ketika tak pernah ada niat. Dan mengapa berani datang ketika tau suatu saat akan pergi. Apakah tak pernah terbersit dibenak tentang bagaimana perasaan seseorang ketika ditinggalkan? Apakah tidak bisa jika lebih lama tinggal? Seandainya mau sedikit memahami. Bahwa ada bentuk peduli yang ditunjukkan dengan diam memerhatikan. Bahwa bentuk kasih adalah dengan mencoba hilang..karna ingin sekali saja dicari, ingin juga dikejar, ingin juga tidak dilupakan. Tentang ini berapa banyak pelajaran yang bisa dipetik. Salah satunya perihal memaksakan. Walaupun memang manusiawi untuk memperjuangkan sesuatu. Namun ada satu hal yang lebih penting, yaitu untuk jadi bijaksana. Untuk tau dimana batasnya mengusahakan sesuatu dengan memaksakan sesuatu. Bhoomi dan Langit Bumi dan langit Atas dan bawah Lihatlah, bukankah dualitas itu tampak mencolok? Tak perlu berusaha untuk memaksanya menjadi satu, karna cukup untuk membiarkan mereka saling memberi dan menerima. Terlalu banyak isyarat langit yang diberikan pada bumi untuk menjadi tanda kasihnya.
All Rights Reserved
#12
langitbumi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • Cool Senior [SUDAH TERBIT]
  • And Then You Came (Completed)
  • Another Time
  • Takes love
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • SalFlo
  • Past Love Part 1
  • Coffee Of My Life
  • Traces in the Light

Prolog - The Memory Between Us [Kenangan Antara Kita] Mereka bilang, waktu akan menyembuhkannya. Tapi dua tahun telah berlalu, dan Ling masih menatap keluar dari jendela kaca penthouse-nya, jemari menggenggam cangkir kopi dingin yang tak pernah ia habiskan. CEO. Pewaris. Tunangan dari seorang hantu. Dunianya runtuh sekali... Lalu kembali hancur saat ia dipaksa menikah dengan seseorang yang bahkan bukan miliknya sejak awal. Janji itu bukan untuknya. Pakaian itu juga bukan miliknya. Tapi nama di akta pernikahan? Ling Ling Kwong. Dan mempelai di sisinya? Orm. Tunangan adiknya. Itu seharusnya sementara. Sebuah kontrak. Hanya satu tahun untuk menjaga nama baik keluarga-lalu pergi. Tapi tak ada yang memberitahunya bahwa cinta tak tunduk pada kontrak. Dan tak ada yang memperingatkannya betapa kejamnya kenangan. Karena saat Ling akhirnya membuka hatinya lagi... Orm melupakan segalanya. Melupakan tawa mereka. Pertengkaran mereka. Janji mereka. Melupakan dirinya. Dan kini, Ling tak yakin masih punya kekuatan untuk kehilangan Orm sekali lagi. DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines