Story cover for Curcol Author by Muyzu96
Curcol Author
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jul 02, 2016
Benar kata mereka
Masa lalu dibuat hanya sebagai pelajaran
Dan mungkin masa lalu ku bisa nenjadi pelajaran dimasa depan agar menjadi lebih dewasa?
Yah mungkin
.
Mengertilah, setiap tingkah laku kita ada kesimpulan tersendiri 
Jika kita mau merenung
Kita akan mendapat kunci kehidupan yang fana ini
.
My Life
.
Hi??? Ketemu lagi ea!!
Nih cerita ke-2 ku
Setelah SadClass

Cerita ini bisa dibilang ASLI
Gue ambil dari cerita kehidupan gue sendiri
Yah bisa dibilang 
 'abadikan monent'

Biasa setiap monent kan sangat berharga, entak itu nenyakitkan ataupun menyenangkan
Namanya juga hidup

Waktu gak bisa diputar,
Kejadian itu lambat laut akan menjadi sebuah 'KENANGAN' yang tak akan pernah terbit dua kali
All Rights Reserved
Sign up to add Curcol Author to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Alison Zhou And The Beauty Easter | Series 2 Alison Zhou | END by LaiXiaomi
60 parts Complete
Cerita ini adalah series ke-2 Alison Zhou. Ada baiknya kalian membaca series 1 dulu, supaya kalian lebih mengerti jalan ceritanya. Masih mengenai kehidupan keluarga Alison Zhou dan segala kekayaannya. Juga tentang sebuah sekolah elite yang berisikan para siswa terbaik dan juga segala permasalahan hidup mereka. ●●● "Kenapa selalu ada telur di hari Paskah?" "Peristiwa terpenting di hari Paskah bukan kemantian-Nya, tapi kebangkitan-Nya." "Maksudnya?" "Dari telur Paskah, kita belajar tentang kehidupan." "Kehidupan seperti apa?" "Kehidupan kita ini ibarat sebuah telur. Jika dipecahkan dari luar, satu kehidupan akan mati. Tapi jika dipecahkan dari dalam, satu kehidupan baru akan lahir. Jadi, jangan sampai kekuatan dari luar menghancurkan kita. Tapi biarkan kekuatan dari dalam hati kita menghancurkan segala tembok penghalang, agar kita bisa lahir kembali menjadi pribadi yang lebih baik." ●●● "Ada dua penyebab orang sekolah. Yang pertama karena kewajiban dan yang kedua karena kebutuhan. Kebutuhan itu juga ada dua, kebutuhan akan ilmu dan kebutuhan akan nilai." ●●● "Benar ternyata. Memang lebih baik gue gila karena belajar, daripada gue harus gila karena dengerin omongan kalian!" ●●● "Pintar nggak berarti harus peringkat 1 di sekolah, lo cuma perlu tahu gimana cara berpikir yang benar, biar lo nggak gampang dibodohin orang-orang!" ●●● (WARNING⚠️ : Mental illnes, self-harm, hard word, violence.)
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah by akmal1505
25 parts Ongoing Mature
Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.
You may also like
Slide 1 of 7
Alison Zhou And The Beauty Easter | Series 2 Alison Zhou | END cover
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah cover
Missing { Who Are You} cover
Self Injury's(complete)✔ cover
The First, Not the Last cover
JnB [JonBa] | 2 Kota ini?  cover
SELESAI (Say Goodbye) cover

Alison Zhou And The Beauty Easter | Series 2 Alison Zhou | END

60 parts Complete

Cerita ini adalah series ke-2 Alison Zhou. Ada baiknya kalian membaca series 1 dulu, supaya kalian lebih mengerti jalan ceritanya. Masih mengenai kehidupan keluarga Alison Zhou dan segala kekayaannya. Juga tentang sebuah sekolah elite yang berisikan para siswa terbaik dan juga segala permasalahan hidup mereka. ●●● "Kenapa selalu ada telur di hari Paskah?" "Peristiwa terpenting di hari Paskah bukan kemantian-Nya, tapi kebangkitan-Nya." "Maksudnya?" "Dari telur Paskah, kita belajar tentang kehidupan." "Kehidupan seperti apa?" "Kehidupan kita ini ibarat sebuah telur. Jika dipecahkan dari luar, satu kehidupan akan mati. Tapi jika dipecahkan dari dalam, satu kehidupan baru akan lahir. Jadi, jangan sampai kekuatan dari luar menghancurkan kita. Tapi biarkan kekuatan dari dalam hati kita menghancurkan segala tembok penghalang, agar kita bisa lahir kembali menjadi pribadi yang lebih baik." ●●● "Ada dua penyebab orang sekolah. Yang pertama karena kewajiban dan yang kedua karena kebutuhan. Kebutuhan itu juga ada dua, kebutuhan akan ilmu dan kebutuhan akan nilai." ●●● "Benar ternyata. Memang lebih baik gue gila karena belajar, daripada gue harus gila karena dengerin omongan kalian!" ●●● "Pintar nggak berarti harus peringkat 1 di sekolah, lo cuma perlu tahu gimana cara berpikir yang benar, biar lo nggak gampang dibodohin orang-orang!" ●●● (WARNING⚠️ : Mental illnes, self-harm, hard word, violence.)