Promise???

Promise???

  • WpView
    Reads 496
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 23, 2017
Sepasang kekasih itu menyadari bahwa. Sebuah cinta tak harus di buktikan dengan janji saja. Tapi juga harus di buktikan dgn cara apa yg telah di nyatakan dengan janji. Hingga sebuah pertikaian terjadi di antara mereka karna sebuah janji yg tak di tepati. Sebuah penyesalan kini yg menghampiri di salah satu mereka ber dua. Kesepian, kesunyian, hampa, itu semua mereka dapatkan setelah dari salah satunya tak menepati janji nya. Tangis kini yang menghampiri dari salah satu mereka. Seakan tangis adalah melodi yg paling sempurna utk di keluarkan. Jarak.. Kini mereka dapati. Tak ada kedekatan diantaranya lagi. Tak ada keharmonisan. Tak ada keromantisan. Dia antara mereka lagi. "Kau mengingkari janji itu.. Kau tak menepati janji itu.. Dunia, semua orang, bahkan mengakui itu, jarak? Ya kau.. Kau yang membuat jarak di antara kita. Knp kau yg bertanya ,knp ada jarak diantara kita??. Kau menyesali nya?? Ku rasa tidak perlu. " Ujar salah satu diantara mereka berdua
All Rights Reserved
#72
aliando
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silent Scars | Orine
  • Keabadian Cinta ✔
  • Our Lives
  • SAME LOVE
  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
  • Triangle 2
  • Distance
  • Mantra Karuna [END]
  • Our Struggle [END]
  • Prilly's Riddle (I LOVE YOU 1000 ×)

seorang gadis yang selalu menghadapi kejamnya dunia dengan senyuman manisnya. gadis yang tak pernah terpikirkan cara untuk membenci, tak peduli berapa kali dirinya di hina, senyuman nya tak akan pernah luntur dari parasnya yang indah. mungkin hanya ada kesedihan di dalam dirinya, dan tak lupa keikhlasan dirinya menghadapi itu semua dengan senyuman. "jangan pernah berani buat sentuh gue" "dasar ga guna" "lu ga akan pernah pantas jadi teman gue" -Oline entah siapa yang ada di pihak nya, entah siapa yang melindungi nya, dan entah siapa yang menemaninya. yang pasti mereka semua hanya diam saat dirinya di tindas, mereka semua bahkan ikut mengolok-olok dirinya. "aku hanya ingin membantu" "maaf sudah membebani" "aku akan memantaskan diri" -Erine

More details
WpActionLinkContent Guidelines