SAYEMBARA CINTA

SAYEMBARA CINTA

  • WpView
    Reads 242
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 20, 2017
(You are MY ANGEL) Aku Angelina Aurellia Prambudi, 30 tahun. Pendidikan terakhirku S2 Magister Humaniora di Universitas Indonesia. Dan kini tengah menempuh program doktoral di Nagoya University Jepang. Pekerjaanku adalah dosen di salah satu perguruan swasta bonafit di Jakarta dan seorang penulis. Rumah, pekerjaan dan status sosial yang aku punya saat ini membuatku nyaman. Lalu kenapa mama memasang iklan tentangku di biro jodoh beberapa surat kabar dan majalah Nasional?. Menurutku aku tidak termasuk perempuan yang jelek kok. Buktinya beberapa tahun yang lalu, aku sering menolak cinta dari beberapa laki-laki... yaaa.... walaupun sekarang sudah semakin jarang pria yang berani mendekatiku seiring karir dan pendidikanku yang kian tinggi. Dan alasan mama sangat menggelikan, dia ingin segera menimang cucu. Sementara alasan papa mendukung iklan biro jodoh itu agar kerajaan bisnisnya segera mempunyai pewaris. OMG, hello... aku bukan Siti Nurbaya!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Anugrah Azizah
  • INDESCRIBABLE
  • Perjodohan
  • Mr. D [ Kisah Nyata KKN ]
  • Kekasih Halal [END]
  • Sold Out!!
  • Damn! He's My Husband
  • Still The Same
  • Mendadak Nikah [Menikah Dengan Duda] Proses TERBIT

❤❤ Ini hanya kisah klasik. Kisah perjodohan yang diatur kedua orangtua. Dengan berbagai alasan. Mulai dari ingin menyambung silaturahmi. Ingin memberikan jodoh yang terbaik untuk anaknya. Dan yang paling nusuk di hati adalah, disuruh cari jodoh sendiri gak bisa Anugrah dosen muda yang lari dari masa lalu. Yang telah membuat hatinya hancur seperti debu. Lari dengan surat wasiat ke kota Medan. Yang katanya jodohnya berada di sana. Apakah perjodohan ini akan berakhir di pelaminan atau di tengah jalan? ●»●» Lebih baik pergi bukan? Daripada bertahan, yang membuat hati yang rapuh lalu menjadi abu. Pergi bukan berarti lari. Namun, menjaga hati sendiri itu terkadang perlu. Agar hati yang rapuh ini tidak merasakan rasa pilu selalu. Setelah kepergianku, tanpa membawa rasa di masa lalu. Lalu mencari dan menemukan 'kau' yang katanya tercipta untukku? -Anugrah Prasetyo- 🌱🌱 WALAU CERITANYA SUDAH TAMAT, JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😁😁

More details
WpActionLinkContent Guidelines