Tsabita Ilana

Tsabita Ilana

  • WpView
    Reads 975,381
  • WpVote
    Votes 47,644
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 1, 2024
Ditengah kegalauannya menjomblo di usia yang udah gak setengah mateng lagi, Tsabit dihadapkan dalam situasi rumit. Menikah sama cowok ganteng, famous, anak konglomerat, tajir, siapa yang gak mau? Meskipun dia brondong sekalipun? Sayangnya Tsabit harus menelan pil pahit dari cowok bernama Arsa yang sekaligus suaminya itu. Menikah tanpa dilandasi cinta itu gak asik Kata siapa? Emangnya bisa? Kalau mereka bisa saling cinta, gimana dengan perjanjian Tsabit dengan Kartika, mamanya Arsa? Bisakah Tsabit mempertahankan kesakralan pernikahannya hanya demi ego semata? 09Nov16 #3 Spiritual 17Des16 #4 spiritual 23Des16 #5 spiritual
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hema Akasha.[Telah Terbit]
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Stupid Love
  • Mr.Cool is My Husband (On Going)
  • RESYA STORY'S
  • Mysterious prince and Cinderella ✔️
  • Asmara Cinta
  • CHARTREUSE
  • Assalamu'alaikum My Wife [END]
  • Bukan Negeri Dongeng

(SETIAP BABNYA UDAH DI REVISI) Hema menikah dengan Akasha bukan karena ia mencintainya, tetapi karena rasa tanggung jawab yang mengikatnya pada keluarganya. Perekonomian keluarga yang semakin terpuruk,ayahnya yg jatuh sakit,kedua adiknya sedang bersekolah memaksa gadis itu untuk memilih jalan yang penuh pengorbanan. Akasha, yang dikenal dengan kekayaannya,pewaris keluarga harrington menikahi Hema bukan karena rasa cinta, tetapi karena terpaksa-sebuah pernikahan yang diperlukan agar ia bisa menjadi pewaris sah dari keluarganya dari perusahaan mereka harborstone estates dan itu hanya bisa ia warisi dengan ikatan jika Akasha segera menikah. Di bawah langit yang luas, di antara bentangan Akasha yang tak terbatas, mereka berdua berjalan menyusuri hidup yang penuh dengan maya-ilusi dan harapan kosong yang tak bisa mereka raih. Keduanya, terjebak dalam karma yang tak mereka pilih, menjalani takdir yang mereka rasa tak ada jalan untuk menghindarinya. Namun, di tengah perjalanan itu, apakah ada ruang untuk cinta yang sejati, atau hanya ruang kosong yang dipenuhi kepentingan dan keinginan yang tak pernah berujung?

More details
WpActionLinkContent Guidelines