We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Home (bxb)
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 3, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Raff melihat ke arah Faren sambil tersenyum. Faren menoleh ke arah Raff kemudian ikut tersenyum. Ada rasa sayang yang diluar kendali di antara pandangan kedua pemuda tersebut. Namun, suasana itu dihancurkan oleh perkataan Raff, "Ren, kayaknya gua mau nembak si Bunga dah." Dan Faren sekali lagi, hanya tersenyum. WARNING: THIS IS A BOYXBOY STORY. DON'T COME CLOSER IF YOU HATE THIS KIND OF WORLD.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Significant Other | MewGulf Story
  • My Teacher? [End]
  • Ledib x Ayon (BXB)(YTMCI)
  • William is my Enemy, not Love!! [Hiatus]
  • confused love
  • Pacar China???
  • The Truth Is, I....... (END)
  • Equanimity(End)

"CIUM! CIUM! CIUM!" Mew memelototi Gulf yang kini berdiri tepat di hadapannya, mengancamnya agar tak maju satu langkah pun. "CIUM! CIUM! CIUM!" Teriakan orang-orang semakin keras. "Gulf! Jangan mendekat! Awas saja kau!" ancam Mew masih dengan tatapan tajamnya. Gulf tersenyum getir ke arah orang-orang di bar itu yang tidak lain tidak bukan adalah teman satu kantornya. "Kau pikir aku mau menciummu? Ini semua karena kau yang tak mengerti cara bermainnya sehingga kita jadi kalah, dasar payah!" timpal Gulf kesal. "Kau juga tadi ketahuan kan! Dasar payah!" lawan Mew tak kalah kesal. "AYO CIUM! JANGAN CURANG! INI HANYA PERMAINAN!" teriak Run. "Kau dengar, ini hanya permainan. Ayolah, Mew! Aku tak suka terus-menerus jadi tontonan seperti ini," ujar Gulf seraya mendelik malas. Mew menatap Gulf ragu. "Gulf kita pasti akan jadi ejekan satu kantor, aku tak suka jadi bahan pembicaraan orang!" kata Mew bersikukuh menolak. "Ck! Biar saja! Ini hanya permainan! PER-MA-IN-AN!" Cup! Bibir kedua insan itu bersentuhan untuk beberapa detik. "AAWWWWW!!" Teriakan semua orang dalam bar seketika memenuhi ruangan mengalahkan suara dentuman musik yang keras. Mew menatap Gulf sinis seraya mengelap bibirnya. Gulf mengedikkan bahu tak peduli. . . NO KISS BETWEEN FRIENDS. Saat kau mencium temanmu, detik itu pula kalian bukan teman lagi. . . Cerita perjalanan Mew dan Gulf yang saling menemukan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines