Story cover for 50th Day by Jill_Desu
50th Day
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jul 04, 2016
Story by: JiChan
Cerita ini JiChan ambil dari kehidupan nyata JiChan. Bila ada kesamaan nama tokoh atau sebagainya, itu adalah unsur ketidak sengajaan.

✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌

50 hari...

Bayangkan bila kalian di tinggal orang tua kalian selama 50 hari? Apa yang akan kalian lakukan selama 50 hari itu?

Itulah yang dirasakan Eri, anak yang cantik dan imut. Dia merasa kesepian karena ditinggal selama 50 hari. Tapi, kesepiannya itu teratasi oleh Karin dan Rere. Bagaimana kisahnya? Ikuti ya! 

✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌
All Rights Reserved
Sign up to add 50th Day to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Together with The Sundown by lost_written
35 parts Complete
"What if the past, is your only reason to survive?" Lima tahun berusaha menghapus masa lalu, Fran yakin cerita cintanya dengan Karin sudah berakhir. Perempuan itu sekarang hanyalah kenangan baginya, yang tersimpan rapi dalam sebuah fragmen memori. Yang menjadi bagian dari proses pendewasaannya. Bagi Fran, Karin adalah sebuah pelajaran yang membuatnya mengerti arti merelakan. Selama lima tahun itu juga, Fran meyakinkan diri bahwa akan ada bentuk cinta lain dalam hidupnya. Fran menata hati, tidak lagi menoleh ke belakang, dan melanjutkan hidup yang sempat terbengkalai. Tetapi dia tak pernah menyangka bahwa suatu saat takdir mempertemukannya kembali dengan Karin, cinta lamanya. Dia tak pernah percaya bahwa benang merah diantara mereka masih terjalin. Dan ceritanya bersama Karin, masih jauh dari akhir. Ketika Karin, penulis muda yang sukses, bertemu kembali dengan seseorang dari masa lalunya, dia tidak mengerti mengapa setelah sekian lama takdir baru mempersatukan mereka lagi. Karin masih mengingatnya, masih menganggapnya lelaki pertama yang membuat gadis itu jatuh cinta. Ketika mereka kembali bersua, Fran menawarkan rasa nyaman dan aman yang membuat Karin rindu. Keduanya seperti terperangkap dalam kenangan masa lalu, kembali menjadi dua anak sekolah dalam seragam abu-abu. Dalam kurun waktu singkat, mereka merasakan sesuatu yang tak asing. Apakah itu cinta yang kembali datang? Atau hanya perasaan rindu yang belum terobati? Dan ketika akhirnya mereka berhadapan satu sama lain, dengan masa lalu yang menjadi jembatan, apa mereka masih dikuasai perasaan itu? Cinta masa SMA yang menerobos masuk? Baik Karin maupun Fran, tak mengerti kemana jalur hidup membawanya. Tapi meski begitu, mereka tahu ada satu hal yang dapat menjawab pertanyaan tersebut. Waktu, Hanya waktu. EDITING PROCESS - © 2014 Salshabrina All Right Reserved
You may also like
Slide 1 of 8
Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS] cover
TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE ) cover
Bunda oline dan bayi tata cover
PROBLEM || KIM SUNOO (REVISI)  cover
Together with The Sundown cover
My Five Younger's Brother [M5YB] cover
Brave Alone cover
the Edge. cover

Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]

6 parts Complete

[BASED ON TRUE STORY] Dua bentuk kepribadian berwujud sikap yang berbanding terbalik satu dengan yang lain tak jua menghalangi kisah ini, kisah yang digores pada ribuan lembar hari berbalut cinta, kasih, suka, duka dan tentu saja luka. sayang, akhir tak selalu indah. untuk mereka yang sudah mencoba tetap saling menjaga,namun akhirnya terpisah jua oleh ketidakwarasan rasa yang mereka sebut 'damai' jika mereka berjalan berpisah tak seiring bagai dulu kala. sungguh alasan yang membosankan bukan? namun kenapa? dan bagaimana dengan perjuangan ribuan lembar yang telah mereka gores dengan banyak warna pada hari lalu? apa itu tak dapat menguatkan semuanya? apa tak ada cinta yang sebenarnya bagi dua manusia dengan sifat dan watak yang sama sama tak terasa lunak dilihat macam mereka? apa yang sebenarnya salah? apa yang membuatnya terlihat tak indah? sungguh,ini amat membingungkan.......... untuk memecahakan sejuta pertanyaan tentang itu,mungkin baik jika mulai membaca ini secara perlahan dengan hati sejuk dan fikiran tenang. yaa, baiklah. mari kita mulai. dan kita selesaikan apa yang sebenarnya terlihat 'salah' sekarang.