We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Marrying My Ceo

Marrying My Ceo

  • WpView
    Reads 1,820,384
  • WpVote
    Votes 1,769
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 2, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Warning this is story for just adults. "Monika,kamu udah punya pacar?" Tanya Alfando setelah mereka selesai menyantap makanan,lalu memperhatikan reaksi sekretarisnya itu. Monika menggelengkan kepala. "Belum sir."jawabnya singkat. Perempuan itu meminum sisa orange juice miliknya lalu meletakkan gelas kosong bekas orange juice di atas meja. "Bagus,kalau begitu kau harus menikah denganku dan lahirkan seorang anak untukku." Perkataan Alfando berhasil membuat sekretarisnya itu syok berat. "Menikah? bos pasti bercanda kan?" Balas Monika sambil memasang wajah kaget. "Tidak,aku serius dan kamu tidak boleh menolaknya." Alfando menatap Monika dengan tegas. "Lalu... apa yang terjadi jika saya menolaknya?" tanya Monika seketika. Raut wajah Monika berubah tegang seketika. "Saya akan memecat kamu dan saya pastikan tidak ada satupun perusahaan yang akan menerima kamu bekerja." "Anda mengacam saya sir?" "Tepat sekali". 'Dasar gay kejam....gue tahu elo punya kekuasaan dan kemampuan buat bikin gue sengsara,gak puas apa bikin hidup gue selama tiga tahun ini menderita. Sekarang lo maksa gue nikah sama lo dan punya anak?!.' Monika merasa bosnya sungguh keterlaluan,tapi dia bahkan gak memiliki kemampuan untuk melawan apalagi memprotes tindakan kejam bosnya itu. "Bagaimana?" Alfando kembali bertanya "Boleh minta waktu berpikir sir?" "Boleh,lima menit." ujarnya dengan gaya super cool. "Apa lima menit? tapi itu terlalu singkat sir." Protes Monika "Empat menit lagi." Alfando memasang wajah cuek lalu menyesap white coffe miliknya. Monika benar-benar stres dan bingung. Bagaimana mungkin dia bisa mengambil keputusan secara mendadak dan terdesak seperti saat ini. Rasanya dia ingin sekali membunuh monster dihadapannya ini sekarang juga. "Okay,Time is up. Apa jawaban kamu?" "Iya saya bersedia." jawab Monika terdengar berat. "Bagus,smart girl."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • ATMA FATAMORGANA
  • Stealing My Husband
  • Unexpectedly Yours
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • MOTHER
  • Dua Langit Berbeda

Posesif? Itu lah yang kini Syana rasakan sejak identitas nya terungkap. Garel yang dulunya selalu bersikap dingin padanya berubah menjadi sosok yang berbeda bagi Syana. Dulu Syana sangat ingin di perhatikan oleh Garel, tapi kini Syana menyesali keinginannya itu. Garel bukanlah orang yang bisa diajak kompromi, apapun keinginannya harus Syana turuti. WARNING!!!! MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, HARAP BIJAK. DILARANG MEMPLAGIAT CERITA INI. SEMUA ALUR DAN ISI CERITA MURNI DARI PEMIKIRAN SAYA. THANKS. Rank 1#in posesifbrother 27 Jan 25 Rank 1#in school 30 Mei 25 Rank 1#in gila 16 November 25 START : 23 JANUARI 2025 END. : 05 OKTOBER 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines