Salju yang menangis

Salju yang menangis

  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 11, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"Maukah kau menikah denganku?" Hei,darimana datangnya manusia gila ini? Ya Tuhan,di luar itu dingin,dan dia datang tiba-tiba,bahkan aku tak yakin dia seorang muslim melihat tingkah linglungnya tadi. "Tuan,mungkin dingin membuat otak anda membeku ya?Bagaimana kalau anda mencari tempat lain untuk anda jadikan temoat berteduh,mungkin?"Sindirku kasar berharap ia pergi. "Aku serius,Nona." Ia menjawabnya dengan mata yang sialnya,aku tak menemukan kebohongan di dalamnya,aku menatapnya dengan tak percaya.Jangan kira aku bodoh ya!Laki-laki gila! "Dengar,Tuan... AH siapalah namamu itu aku tak peduli!Apa kau begitu kepada semua gadis yang 'baru' kau temui,hah?" Ia mendelik tajam ke arahku,aku bahkan mulai merasa takut sekarang,aku menutup pintu tapi aku rasa pintunya belum tertutup sepenuhnya. Sial!Dia menahan pintunya,
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wedding on Paper ✓Tamat
  • Ustadz Is My Husband
  • GHAZI ELZIO [REVISI]
  • Ada Apa Dengan Waktu ?
  • Kenapa Harus Indah [FIKSI]
  • Rekan Kerja Seyla
  • GHAZIYA : SECRET MAN (TAMAT)
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • Secretly Yours

"Ini bukan lamaran. Ini sejenis kesepakatan. Kita akan menjalani pernikahan kontrak selama waktu yang ditentukan" ___________ Berada di jalan buntu, tak pernah terbayangkan oleh seorang gadis yatim bernama Zahra Kirana. Dikejar deadline pembayaran uang kuliah, rumah terancam disita bank dan nyawa Ibu tengah di ujung tanduk dan harus segera dioperasi dengan biaya yang tidak sedikit, membuat Zahra terpaksa harus menyetujui pernikahan kontrak yang ditawarkan oleh Oemar Ghassan, seorang pengusaha kaya pemilik Ghassan Group berdarah Arab-Indonesia. Pria itu terkenal memiliki sikap dingin dan tegas, membuat Zahra bergidik walau sekedar hanya melihatnya. Sepuluh bulan adalah waktu kontrak yang ditetapkan. Mereka menjalani kehidupan sebagai dua orang asing yang hidup satu atap dan hanya akan berpura-pura menjadi sepasang suami-istri bahagia di depan mama Oemar. Namun suatu ketika, peristiwa yang tidak diinginkan terjadi. Oemar yang tengah dalam pengaruh alkohol tanpa sadar merenggut kehormatan Zahra. Zahra marah. Ia takut apa yang akan ia katakan pada Ibunya nanti. Ia telah susah payah menyembunyikan kontrak itu dari Ibunya dan telah merancang masa depan bersama Ibunya begitu kontrak itu selesai. ------ "Duarrr!!!" Oemar langsung melempar gelas berisi ramuan penggugur kandungan yang sudah hampir diteguk Zahra. "Apa yang kamu lakukan!!! bahkan binatang tidak akan membunuh anaknya!!" Lantas, bagaimana mereka menjalani hal yang tidak ada di dalam kontrak? Dan apa yang terjadi saat kontrak itu berakhir? Copyright © 2022 by SN Aisyah

More details
WpActionLinkContent Guidelines