Miss.Jutek Or Princess Valak

Miss.Jutek Or Princess Valak

  • WpView
    přečtení 1,010
  • WpVote
    Hlasy 80
  • WpPart
    Části 16
WpMetadataReadRozepsáno
WpMetadataNoticeNaposledy publikováno úte, čvn 26, 2018
"Apansi kok lu manggil gua princess valak ?"rafa. Rizki memajukan mukanya sedekat mungkin kepada rafa "Karena....lo galak hahaha" "Yee blushing gtu fa" "Apansi ki gua mutilasi jadi 10 pangkat 2 bagian loh".rafa "Ah takut !!"rizki. Fadil pun datang "Lu ngapain deket deket sama rafa,hah?" Fadil emosi .
Všechna práva vyhrazena
#9
storybaper
WpChevronRight
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • SKRIPSUIT  ✔
  • The Nerd (COMPLETED)
  • Diantara Kalian
  • Teman Lama (Empat)
  • 'Dia'
  • F A K E ? [End]
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]
  • BEFUDDLES (SELESAI)

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu