Maybe Yes Maybe No

Maybe Yes Maybe No

  • WpView
    GELESEN 1,399
  • WpVote
    Stimmen 88
  • WpPart
    Teile 20
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte So., Okt. 30, 2016
WpInfo
Belletristik
Fantasy
"Mati gue..kok bisa ketinggalan ya. Perasaan tadi pagi udah gue simpan deh." aku membongkar seluruh isi tasku sedang mencari sesuatu,saat Lidya datang dan menyapa. "Lo lagi ngapain Day? Kok pagi-pagi gini udah panik gitu sih. Lo nyari apaan?" tanya Lidya sambil duduk disampingku.Aku sempat tak menghiraukan pertanyaan tersebut. Beberapa saat ketika menyadari bahwa Lidya sedang memelototiku,baru menjawabnya. "Ehh!! Lid, sorry.lo nanya apaan tadi?oh ya.. Itu agenda gue hilang tapi perasaan udah gue cek deh tadi pagi."Ya ..aku sedang mencari dua agenda yang berisi design pakaian untuk lomba nanti sore.Pagi tadi saat akan berangkat sekolah, aku sudah menyimpannya didalam tas. Tapi saat tiba disekolah dan memeriksanya, benda itu lenyap begitu saja dari tasku. "Agenda lo yang warna biru atau merah?"pertanyaan Lydia membuatku curiga." dua-duanya punya gue. Sini balikin!"Aku menyodorkan tangan didepannya karena pertanyaannya tadi membuat aku menduga bahwa dia yang mengambilnya." ehh enak aja lo kalo ngomong..jangan nudu sembarangan dong denger dulu..agenda lo kayaknya dipegang sama-- Julio"Lidya mengucapkan nama itu dengan terbata-bata, karena takut aku memarahinya. Julio adalah nama yang paling sering disebut diSMA Karya. Nama itu juga adalah nama yang paling membuatku risih Tapi justru dialah yang kemudian mengejutkanku dengan.......Sihir
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • HIGH SCHOOL ( END ).
  • HELLO DEAR
  • Ayesha Transmigration
  • ALEYA~~
  • kata kunci
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • ALVIN (On Going)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI

Hay!!! Namaku Kamila, lengkapnya Kamila Anastasya Wijaya. Aku lahir di Kota Jakarta,kota metropolitan.Aku hidup dengan keluarga yang sederhana, semuanya serba berkekurangan. Namun kami mencoba untuk tetap mensyukurinya. Ayahku bernama Fiandani Purnama Wijaya,dan kami sering memanggil dia dengan sebutan papa Pian.Namun orang-orang sering memanggilnya bapak Fian. Ibuku bernama Modesta Pertiwi, namun kami sering memanggilnya mama Modesta orang-orang pun sering memanggil ibuku seperti itu. Aku juga memiliki 2 o rang saudara dan saudari kandung, yaitu seorang kakak perempuan bernama Amelia Claudianti Wijaya yang biasa dipanggil Kaka Amel dan adik laki-lakiku bernama Armando Julio Wijaya. Aku sangat bahagia memiliki mereka. Aku bersekolah di SMA Merah Putih, setelah aku lulus dari SMP Pelita Harapan. "Eh,,eh,, loe ngapain,,, awas ya kalo loe macam-macam" aku menjadi sangat ketakutan sembari melangkah mundur. "Udah diam ajah" ketusnya sembari terus membuka kancing kemejanya dan perlahan-lahan berjalan mendekatiku, sehingga aku tak bisa kemana-mana karena tubuhku telah bersandar pada sebuat tembok gerbang sekolah. Aku pun tak mampu berbuat apa-apa. "Eh loe mau ngapain,,, ehh jangan macam-macam ya,, gue teriak ni" ketusku dengan suara yang agak keras sembari menunjuk-nunjuknya dengan mata melotot dan wajah penuh kegelisahan.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien