Waiting For Love

Waiting For Love

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 15, 2016
Milly dan Farel. Dua insan yang menjadi satu. Mungkin hanya satu. Bukan dua. Seperti bertepuk sebelah tangan. Hanya angin yang didapat. Menunggu cinta dari keajaiban. Mungkin tak akan datang. Menyatakan cinta. Itulah yang menjadi momok besar bagi milly. Mereka tertawa bersama, tersenyum bersama, menghabiskan waktu bersama, mereka saling menyayangi dan mencintai. Mereka ya mereka. Farel dan sahabatnya milly. Bukan milly. Novel ini mengisahkan tentang pentingnya kejujuran, saling mempercayai, saling menghargai, dan yang terpenting menyatakan perasaan. Jujur kepada diri sendiri.
All Rights Reserved
#238
waiting
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • Langit Dara [End]
  • Dilema Sebuah Rasa ❤
  • Whispering Love (In A Pretty Night Sky)
  • Where The Feelings
  • Waiting SOMEONE
  • Perihal Waktu
  • The Rainbow is Over
Hopeless

Repost update rutin setiap Rabu, Jumat dan Minggu di jam 8 malam :"-) :::: Kita adalah kisah happy ending dengan epilog yang menyakitkan. :::: "Sakit." Bukan. Bukan lukanya namun perasaannya. Ia menarik napas panjang, dadanya teramat sesak, bahkan bernapas pun begitu menyakitkan. "Tuhan, tolong dengar, aku mau pulang." Lirihan yang penuh duka keluar begitu saja. Semesta seolah senang melihat senyum di sudut bibir Jeslin bertambah pudar. "Aku hanya penikmat luka yang tidak pernah mengerti cara untuk sembuh." "Terluka lalu lupakan" "Sulit, tapi aku sanggup." "Terima kasih atas semua luka yang tak pernah berujung."

More details
WpActionLinkContent Guidelines