The Second Professor!

The Second Professor!

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 21, 2016
Sara mengidap Scieolivece Syndrome, akibat kecelakaan yang dialaminya. Dampaknya, ia harus dipindahkan sekolah ke sekolah khusus. Sindrom itu membuat Sara dapat melihat, apa yang tak bisa dilihat orang biasa. Sindrom itu juga membuat dirinya, menjadi unik. "Aku, Corina Sarayumi Curryens. Pengidap Scieolivece Syndrome. Salam kenal!"
All Rights Reserved
#478
science
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ORBIT
  • First Tuesday In September✔️
  • Cewek Cuek [Completed]
  • Electric Kiss [아파도 돼]
  • "Transfer Student wa Kodoku ja Nai"
  • AYKA
  • MAWAR
  • Inersia
  • Imaginary Boyfriend
  • Satu Atap, Satu Hati
ORBIT

Semua berjalan pada orbitnya. Terkadang, beberapa orbit saling bersimpangan di suatu tempat hingga bertemu dalam satu jalur. Namun, semuanya akan kembali ke dalam orbitnya masing-masing. Seperti kehidupan. Orion percaya semua orang sudah memiliki jalan kehidupannya masing-masing. Bertemu seseorang, terlibat masalah―itu adalah saat dimana jalan kehidupan mereka saling bertemu dan semuanya akan kembali ke dalam jalan kehidupannya masing-masing setelahnya. Orion selalu percaya itu. Namun, ia meragukannya saat hidupnya terasa rumit dan selalu berada di kehidupan orang lain. Orion kehilangan kendali terhadap hidupnya seperti hidupnya kini bukanlah miliknya lagi. "Aku adalah bintang yang kehilangan orbitnya." ********** Peringatan! 1. Terdapat banyak ucapan kasar. Bagi yang tidak tahan dengan ucapan kasar dan berhati lembut, disarankan untuk tidak membaca atau Anda akan terkena stroke, serangan jantung, hipertensi, serta gangguan kehamilan dan janin. 2. Cerita ini hanya fiktif belaka. Segala alur, latar, dan sifat tokoh hanyalah imajinasi dari penulis. Namun, emosi yang terkandung dalam cerita nyata dari penulis termasuk ucapan kasar yang ada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines