Miss Perfect

Miss Perfect

  • WpView
    Reads 7,675
  • WpVote
    Votes 321
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 19, 2017
Ketika ia dituntut menjadi seorang siswi dengan atitut sempurna di sekolah, Raya dengan ambisinya mengejar beasiswa Harvard. Ketika ia dipaksa berhenti bermimpi, Dava seperti tak memilki roh dalam jiwa, putus asa yang teramat sangat. Ketika mereka diharuskan mengkhianati sahabat sendiri, Dimas dan Zizi memiliki alasan itu. Ketika ketidakpercayaan, pesimistis juga keraguan menyebar ke tengah-tengah persimpangan jalan mereka. Satu hal yang membuat Dava memilih bangkit untuk berjuang, satu hal pula yang menyadarkan Raya bahwa gelap yang ia benci ternyata memiliki sejuta pesona dimalam hari. Satu hal itu.. "Cinta nggak sesederhana itu, melainkan suatu hal yang harus lo beri mati-matian segenap jiwa" -Randava Aldino- "Cuma lo yang mandang gue beda! Ya! Mereka salah besar! Gue nggak sesempurna itu. Setidaknya setiap bareng lo, gue ngerasa jadi manusia normal!" -Sandraya Melodi-
All Rights Reserved
#16
organization
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUMPANG (COMPLETED)
  • TRANSMIGRASI BAKA!! (HIATUS)
  • HE IS POSSESSIVE [SELESAI]
  • Eramnesia
  • ALVASANDRA
  • Transmigrated as twins
  • LDR || Lo Dan Rindu [END]
  • Hidden
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • GHAVARI

"Apa kau menyukai salah satu di antara keempat pria bodoh itu?" "Apa tidak apa jika menyukai salah satu dari antara keempat orang itu, Bi?" "Tidak apa. Semua orang punya hak atas itu." ___ Empat pria sekawan tidak pernah menyangka bahwa sahabat mereka yang bernama Tabi Adanav Drawana adalah seorang yang pandai dalam menyembunyikan banyak rahasia hidupnya. Meski Jess adalah dalang dibalik berbagai kejadian di masa lalu, ia berhasil menguak fakta tentang Tabi, gadis penuh pesona yang digilai banyak pria. Lalu siapa dia? ___ Aku mungkin tidak mempercayainya. Tapi, mempercayaimu lebih menyakitkan dan berbahaya. Haruskah kita tidak bertemu atau lebih baik kau mati saja? ____ Entah karena alasan apa, Tuhan mempertemukan beberapa manusia ini. Manusia-manusia dengan segala kekurangannya dan segala kelebihan masing-masing. Lain dari pada itu, meski memiliki kelebihan masing-masing, entah mengapa di sini, mereka semua hanya memperlihatkan kekurangan mereka semua. Meski begitu, ada hal-hal yang menutupi itu semua. Aku dan kalian dipertemukan dalam satu atap yang tak kusangka akan berakhir seperti ini. Selamat membaca! Jangan lupa, semua ini hanyalah fiktif belaka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines