Mr Hedonis For Me [LagiRevisi-MajorEditing]

Mr Hedonis For Me [LagiRevisi-MajorEditing]

  • WpView
    GELESEN 571,038
  • WpVote
    Stimmen 12,052
  • WpPart
    Teile 10
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Juli 15, 2020
Ketika cewek buruk rupa yang ternyata sedang menyamarkan dirinya bertemu dengan CEO tampan nan arogan di perempatan lampu merah. Note: sedang revisi besar besaran, so read at your own risk:)
Alle Rechte vorbehalten
#768
billionaire
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • His Secret Child
  • 𝐹𝑙𝑜𝑤𝑒𝑟 𝑖𝑛 𝑎 𝑐𝑎𝑔𝑒 || 𝑀𝑎𝑟𝑘ℎ𝑦𝑢𝑐𝑘 ✔
  • My CEO ★ ' kazuscara !
  • THE BEAUTIFUL CEO
  • My Partner Is CEO (Complete)
  • Debt of Desire (END)
  • OH MY FAT! TERBIT
  • The Sweetest Billionaire ✔️

Baca full di aplikasi Karyakarsa. Di KBM dengan judul "Anak Milik CEO" ~Saat melihatnya kembali maka saat itu pula aku tak akan pernah melepaskannya lagi~ "Se-selamat siang, Pak Davero," gumamnya dengan gugup. "Siang," jawabnya dengan suara serak. Pria tinggi nan tampan itu melangkahkan kakinya mendekati sang wanita, membuat sang wanita terperangah dan mundur perlahan. Pria yang dipanggil Davero itu tak menghentikan gerakannya. Ia terus melangkah memojokkan sang wanita hingga menyentuh dinding lift di belakangnya, ia terlihat ketakutan karena sang pria semakin merapat. "Lama tak bertemu," ucap Davero diiringi seringaian yang membuat bulu kuduk berdiri. Sang wanita tak bisa berkutik sedikit pun. Apalagi sebelah tangan pria itu menyentuh dinding tepat di samping kepala wanita cantik itu. "A-apa yang kau inginkan dariku?" tanya sang wanita dengan suara lemah, nyaris berbisik setelah mengumpulkan segenap keberaniannya. "Kau!" Seketika tubuh wanita itu menegang dan merinding karena mendengar bisikan penuh ancaman dan penekanan yang tak terbantahkan. Tanpa sadar wanita itu menahan napasnya karena rasa takut. "You're Mine!"

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien