[1/3] Prasamaya

[1/3] Prasamaya

  • WpView
    Reads 25,321
  • WpVote
    Votes 2,018
  • WpPart
    Parts 65
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 30, 2023
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Buku pertama dari trilogi Wanantara. . Dalam Bahasa Sansekerta, Prasamaya berarti 'perjanjian'. Rata-rata manusia tersenyum pada dunia. Gelak tawa dan canda menggema di seluruh penjuru. Sayangnya, tawa itu hanya tampak dari luar. Jika ditilik lebih jauh, canda-canda itu hanyalah topeng. Kebahagiaan tak jauh dari kata semu. Alkisah, dua insan bertemu. Keduanya dipaksa mengikat jari manis mereka. Padahal, keduanya memiliki masalah yang harus dituntaskan sebelum menyetir bahtera bersama-sama. Apakah keduanya mampu berlayar bersama? Apakah keduanya memilih untuk mundur sebelum mengangkat jangkar? Atau apakah kapal itu karam sebelum jauh berlayar? © Meiya / secangkirlangit, 2016-2023
All Rights Reserved
#11
stoppenindasan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi patah hati
  • BROKEN HEART [END]
  • Quarter Love Crisis
  • Married With Presma
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Derana Duka (lengkap) tidak terbit fisik/pdf
  • Lembayung Cinta (End)
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • KETIKA MANDA KETEMU WANDA

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines