Menahan Diri (Short Story)

Menahan Diri (Short Story)

  • WpView
    Reads 7,228
  • WpVote
    Votes 224
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 8, 2016
[Completed] Hari kelulusan telah diujung mata, masa-masa putih abu-abu akan selesai. Sekolah Seni Rupa menjadi saksi bisu pertemuan Rusyana dan Mika. Dua siswa yang kini sedang menyelesaikan tugas terakhir untuk tutup tahun yaitu membuat sebuah pameran hasil karya seluruh siswa selama tiga tahun ini. Selama bersahabat, satu diantara mereka berdua memiliki rasa yang berbeda. Ya cinta. Yang kini menjadikan Rusyana tertekan akan perasaannya yang mencintai sahabatnya sendiri. Ada perasaan tak enak jika ia sedang bersama Mika. Perasaan yang selalu memaksa keluar untuk mengutarakan apa yang terjadi. Namun, dia hanyalah seorang perempuan yang hanya bisa menunggu, meskipun ia tau itu sakit, tapi Rusyana mengerti bahwa orang yang kini ia sayangi sulit untuk digapai. Pada akhirnya satu pernyataan membuatnya mengerti akan nasib cinta yang selalu ia pelihara. Satu pernyataan yang kini sudah jelas. Satu pernyataan yang kini mampu melukiskan senyum kelegaan di wajahnya. Seandainya semua -kenyataan- bisa kuputar ulang, aku tak akan meninggalkannya, aku akan mencoba menyelesaikannya walaupun kutau jawaban yang akan kudengar....
All Rights Reserved
#961
lovestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Duo Berandal yang Terculik✔
  • Serendipity
  • SEMENTARA (Kumpulan Cerpen)
  • Raina
  • Zenna Story
  • Mari Saling Bicara
  • Adiksi

Kepergian dua orang yang paling disayang olehnya memberikan kekosongan yang panjang dalam hidup Fajar. Ketika orang-orang yang berhubungan dengan kejadian itu sanggup menjalani kehidupan normal, waktu seolah berhenti berputar hanya untuk Fajar sendiri. Tidak ada perasaan yang lebih buruk selain ingin menghilang tiap kali terbangun dari tidur. Insiden di sekolah yang menjadikannya sebagai tersangka utama semakin memperburuk keadaan. Rumor dan perundungan terus datang kepadanya. Sampai akhirnya Fajar bertemu dengan orang yang memiliki nama yang sama dengan teman masa kecil yang tidak bisa dilupakannya, Marun. Semua luka lama itu seolah ditarik paksa kembali untuk diingat. Kehadiran gadis itu begitu mengusiknya sampai titik dimana Fajar merasa terancam dan kehidupannya yang memang sudah kacau balau menjadi tambah runyam. Segalanya menjadi lepas kendali dan Fajar hampir kehilangan keseimbangan jika saja Marun tidak meraih tangannya. Hanya saja gengaman itu membuatnya takut... Satu yang Fajar tak paham, uluran tangan itu bukan untuk menghancurkannya, melainkan untuk menyatukan kembali kepingan hatinya. --- I don't have anything to say. I don't have anything to do. I don't have anything to hold. I don't have someone to love. I don't have place to call home... I'm breathing but I'm not sure that I'm alive. --- ⚠️TRIGGER WARNING! Depresi, Post Traumatic Stress Disorder, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, Explicit Content. . ‼️Jika kalian membaca cerita ini di platform lain SELAIN WATTPAD, kalian kemungkinan besar beresiko terkena serangan MALWARE. Bacalah cerita original dengan aman HANYA DI WATTPAD👇🏻 https://www.wattpad.com/story/90365521?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=WidyaSyala&wp_originator=dtbvn2l94bpK%2Fyj9nO7JQPJuJ14RcfZx%2Fu6ok%2Fx7aV3%2FyqNzXbmW8CFFyYxQsTis%2FMC53ppiK2w1Wv8XfGMyCJdzPl1N85A5kvSja87SJFFXILqNHmDhDLgRYhnmeEVK

More details
WpActionLinkContent Guidelines