Secret Friendzone.

Secret Friendzone.

  • WpView
    Reads 6,183
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 10, 2019
Hani masi ngga ngerti apa salah dia sampai berurusan dengan manusia bernama Yoga Arkana ini. Cowok ganteng di sekolah, yang kayanya satu sekolah ngga ada yang ngga kenal sama nama Yoga Arkana. Dikenal humoris, periang, murah senyum, baik sama fans-fans nya, dan sifat lain yang bikin dia banyak yang suka. Ya begitulah kata orang-orang. CUIH. APANYA?! Hani yang berfikir sama kaya yang lain pada akhirnya nyesel 100% disaat Yoga nunjukin sifat aslinya di depan Hani. Dia bukan humoris, yang ada dia receh. Dia bukan periang, yang ada dia sinting. Dia bukan murah senyum, yang ada dia gila. Dia bukan baik sama fans nya, yang ada dia genit. Suka tebar pesona. Buaya. Aligator. YA POKONYA SEMUA YANG DIPIKIRIN ORANG-ORANG ITU SALAH DAH TENTANG YOGA ITU. Pertemanan mereka yang sangat absurd ini lancar aja. Sampai suatu saat, Hani bahkan ngga tau siapa sebenernya dia di hidup Yoga.
All Rights Reserved
#691
shs
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • Hanan & Hanin {End}
  • Miss Independence 's Boyfriend
  • RAKASYA [TERBIT]
  • VIVIAN'S STORY (COMPLETE)✓✓
  • ARUNIKA ✔ (TERBIT)
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • DAKSA [END]
  • Complicato [END]

Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines